Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 14 Agustus 2026
Bupati Tamba Rencana Gelar Pengabenan Kusa Pranawa untuk Manusia Purba
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Keberadaan kerangka manusia purba di Museum Purbakala Gilimanuk menjadi perhatian Bupati Jembrana I Nengah Tamba. Manusia purba dianggap sebagai leluhur masyarakat Jembrana, menurutnya perlu dilakukan upacara pengabenan.
Oleh karena itu, Bupati Tamba bersama Majelis Alit dan seluruh Bendesa Adat se-Kecamatan Melaya melaksanakan rapat pembahasan mengenai upacara pengabenan untuk manusia purba, Rabu (17/1) bertempat di Rumah Makan Padasuka, Desa Candikusuma.
Disepakati, upacara pengabenan yang dilakukan adalah Kusa Pranawa yaitu upacara pengabenan dengan menggunakan sarana pengawak daun alang-alang yang merupakan simbolis badan manusia.
Kusa Pranawa sendiri umumnya dilaksanakan oleh Umat Hindu untuk prosesi pengabenan bagi jenazah yang telah dikubur atau karena hanyut maupun jenazah yang tidak ditemukan. Dalam hal ini, karena kerangka manusia purba sangat penting dalam arkeologi, maka dilakukan ngaben Kusa Pranawa tersebut.
Bupati Tamba mengungkapkan upacara ngaben Kusa Pranawa akan dilaksanakan pada tanggal 1 Februari 2024 mendatang. Ini, kata Bupati Tamba sebagai wujud penyucian terhadap manusia purba sebagai leluhur masyarakat Jembrana.
"Kita tahu di Gilimanuk ada museum manusia purba, karena ini adalah manusia, saya bersama para Bendesa mengadakan paruman, ngerombo untuk bagaimana caranya kita melakukan pengabenan Kusa Pranawa yang sudah kita tentukan pada tanggal 1 Februari 2024," ucapnya.
Selain itu, menurutnya pengabenan terhadap manusia purba juga untuk menjaga kebersihan kabupaten Jembrana secara niskala. Bupati Tamba juga mengajak krama desa adat yang masih memiliki keluarga yang telah diaben dan belum disucikan untuk bisa mengikuti rangkaian upacara Yadnya ini secara gratis.
"Krama desa adat se-Kecamatan Melaya juga bisa mengikuti upacara ini tanpa dipungut biaya sama sekali," pungkasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: Humas Jembrana
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2323 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1968 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun