Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Hamas Tolak Komentar Joe Biden Soal Negara Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Seorang pejabat Hamas menolak komentar Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden soal kemungkinan Israel menyetujui pembentukan negara Palestina.
"Ilusi bahwa Biden berkhotbah tentang negara Palestina dan karakteristiknya tidak membodohi rakyat kami," ujar anggota biro politik Hamas Izzat al-Rishq, dalam sebuah pernyataan, Sabtu (20/1), melansir AFP.
Ia menganggap Biden adalah mitra Israel dalam melancarkan agresinya ke Jalur Gaza, Palestina.
"Biden adalah mitra penuh dalam perang genosida dan rakyat kami tidak mengharapkan kebaikan apa pun darinya," tambah dia.
Biden sebelumnya mendesak Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengenai perlunya pembentukan negara Palestina di masa depan untuk mengatasi konflik berkepanjangan di Jalur Gaza.
Pernyataan Biden muncul sehari setelah Netanyahu dengan tegas menentang pemberian kedaulatan Palestina setelah konflik dengan milisi Hamas.
"Presiden [Biden] masih percaya pada janji dan kemungkinan solusi dua negara bagi Israel dan Palestina," ujar Juru Bicara Dewan Keamanan Nasional AS John Kirby.
Dalam percakapannya dengan Netanyahu, Biden menjelaskan keyakinannya yang kuat bahwa solusi dua negara masih merupakan jalan yang tepat.
"Teman dan sekutu yang baik dapat melakukan diskusi yang jujur dan terus terang. Dan kami melakukannya," tambah Kirby.
Kirby juga menyebut bahwa Biden menyampaikan visinya untuk perdamaian dan keamanan yang lebih tahan lama bagi Israel dan solusi dua negara dengan jaminan keamanan Israel.
Pemerintah Israel sendiri kecewa dengan desakan AS soal solusi masa depan, termasuk tentang hak kenegaraan bagi Palestina.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa negaranya harus memiliki kontrol keamanan atas seluruh wilayah sebelah barat Sungai Yordania.
"Ini adalah kondisi yang diperlukan dan bertentangan dengan gagasan kedaulatan [Palestina]," ujar Netanyahu.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan