Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 13 Agustus 2026
Tegas, Tak Mau Pilah Sampah, TPS3R Temesi Tolak Angkut
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Guna mengurangi sampah di TPA Temesi, Desa Temesi punya Tempat Pengolahan Sampah Reduce-Reuse-Recycle atau TPS3R yang hadir sejak Agustus 2022. Aturan baku yang diterapkan, masyarakat wajib memilah sampah rumah tangga. Apabila melanggar, pihak TPS3R menolak mengangkut.
Koordinator TPS3R Desa Temesi, I Kadek Antara menyatakan Temesi menyadarkan masyarakat menggunakan aturan. "Saat ada pertemuan, rapat, maka kami sampaikan kepada masyarakat terkait pemilahan sampah ini," ujar dia.
Dia lebih menyadarkan ibu-ibu, karena menurutnya, kaum ibu yang kebanyakan membuang sampah. "Saat arisan, kami imbau ke masyarakat gimana caranya kurangi sampah. Ketika sudah dikurangi, memilah dari sumber, jadi yang dikirim ke TPA yang sudah terpilah, jadi residu yang terkirim ke TPA," ujar dia.
Untuk organik, diolah menjadi pupuk di TPS3R. "Sedangkan non organik kami pilah lagi. Karena bernilai ekonomis, kami manfaatkan untuk olah kembali dijual kembali," ujar dia.
Dikatakan, bahwa sesering mungkin mereka mengimbau. "Di Desa Temesi, ada cara khusus, ada tekanan khusus. Kalau tidak mau pilah sampah, kami gak mau angkut sampahnya," jelasnya.
Di Temesi, angkutan sampah, Senin -Selasa - Rabu khusus organik. Kemudian, hari lainnya diangkut non organik. "Kalau ada yang melanggar, kami gak ambil. Kalau gak mau memilah, kami gak angkut, jadi rumah mereka resem sendiri, disitu shock terapi," ujar dia.
Kebijakan ini juga didukung oleh perbekel Temesi. "Pak perbekel tegas. Bahkan, ada rencana, masyarakat yang betul bandel, kami posting di media sosial kami, agar ada rasa malu. Itu jalan terakhir," jelas dia.
Dia mengajak masyarakat melakukan hal terkecil. "Sudah 80 persen yang mau melakukan pemilahan. Kami perlahan mengedukasi," ujar dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4507 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2322 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1966 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1592 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1036 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun