Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Senin, 21 September 2026
Pyongyang Sebut Putin Akan ke Korea Utara Temui Kim Jong Un
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin akan melawat ke Korea Utara, setelah sebelumnya diundang langsung pemimpin tertinggi Korut Kim Jong Un dalam kunjungannya ke Moskow September lalu.
Media pemerintah Korea Utara, KCNA, melaporkan pada Minggu (21/1) bahwa Putin berterima kasih kepada Kim atas undangannya untuk mengunjungi Pyongyang. Putin disebut berjanji akan ke sana secepatnya.
Menurut kantor berita Rusia, TASS, juru bicara Rusia Dmitry Peskov mengatakan waktu pasti Putin berkunjung ke Korea Utara masih dibahas melalui saluran diplomatik. Pemerintah akan segera mengumumkan tanggal tersebut.
Pada Selasa (16/1), Menteri Luar Negeri Korut Choe Son Hui bertemu dengan Putin dan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Moskow untuk membahas sejumlah hal berkaitan dengan Semenanjung Korea, Asia Timur Laut, serta perdamaian dan keamanan internasional.
Dalam pertemuan itu, mereka menyatakan komitmen untuk memperkuat "kerja sama strategis dan taktis dalam membela kepentingan kedua negara."
Kunjungan Putin ke Korut, sementara itu, merupakan balasan atas kunjungan Kim ke Moskow pada September lalu. Saat itu, Kim mendatangi Rusia menggunakan kereta lapis baja dan mengunjungi beberapa tempat, salah satunya pabrik jet tempur dan fasilitas peluncuran roket.
Selama melawat, Kim memuji Rusia karena mampu melawan "kekuatan hegemoni" Barat atas perang Rusia dan Ukraina.
Dalam kesempatan itu, Putin juga mengisyaratkan kesediaan untuk membantu Pyongyang dalam mengembangkan program luar angkasa dan satelitnya.
Hubungan Rusia dan Korea Utara memang sedang hangat-hangatnya, terutama terlihat dalam perang Rusia-Ukraina.
Kementerian Pertahanan Amerika Serikat menyebut Rusia dua kali menembakkan rudal buatan Korut dalam invasinya ke Ukraina.
Intelijen Korea Selatan juga melaporkan bahwa Pyongyang memasok Moskow lebih dari satu juta peluru artileri yang dapat digunakan dalam invasi di Ukraina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8102 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5666 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3544 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2394 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan