Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Milisi Bekingan Iran di Irak Klaim Serang Pangkalan AS di Yordania
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok Perlawanan Islam di Irak, koalisi milisi Timur Tengah yang pro-Iran, mengklaim bertanggung jawab atas serangan ke sejumlah wilayah di sepanjang perbatasan Yordania dan Suriah pada Minggu (28/1).
Sejumlah serangan itu ada yang menyasar area dekat pangkalan militer Amerika Serikat di Yordania hingga menewaskan tiga personel Negeri Paman Sam.
Kamp militer tersebut bernama Al-Rukban yang terletak di Menara 22. AS mengumumkan tiga personelnya tewas di kamp tersebut gegara serangan pesawat tak berawak.
Melalui pernyataan yang diunggah di saluran Telegram, Kelompok Perlawanan Islam mengumumkan serangan tersebut. Pengumuman itu keluar sebelum AS mengungkapkan tiga personelnya tewas imbas serangan drone.
Dalam pernyataan itu, milisi tersebut mengatakan serangan drone pada Minggu dini hari tersebut merupakan bagian dari upaya mereka "melawan pasukan pendudukan Amerika di Irak."
Dikutip CNN, kelompok bersenjata itu juga memaparkan serangan ke perbatasan Yordania-Suriah itu adalah respons terhadap "pembantaian Israel terhadap rakyat kami di Jalur Gaza Palestina."
Milisi tersebut memaparkan serangan drone itu menargetkan empat pangkalan militer, tiga di antaranya berada di Suriah.
Sementara itu, militer AS mengatakan selain tiga personelnya gugur, sekitar 30 prajurit lainnya terluka imbas serangan drone tersebut.
AS menuturkan serangan itu menghantam pangkalan militernya di Yordania.
Seorang pejabat AS menuturkan setidaknya delapan personel harus dievakuasi untuk mendapat perawatan medis serius imbas serangan tersebut.
Pejabat tersebut memperkirakan jumlah korban masih mungkin meningkat.
Presiden Joe Biden mengutuk keras serangan ke pangkalan militernya tersebut dan bersumpah akan melancarkan pembalasan. Ini menjadi insiden pertama yang menewaskan tentara AS di Timur Tengah sejak perang Israel vs Hamas Palestina berlangsung pada 7 Oktober lalu.
"Kita akan merespons (serangan) ini," ucap Biden di South Carolina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5906 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4631 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2595 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2240 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan