Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
1.591 Pengawas TPS di Gianyar Dibekali Aplikasi, Laporkan Situasi dengan Cepat
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Selain ada KPPS yang viral dengan berbagai meme, juga ada Pengawas Tempat Pemungutan Suara (PTPS). Mereka bertugas mengawal pencoblosan Pemilu 2024 yang berlangsung pada 14 Februari.
Tempat pemungutan suara (TPS) dijaga oleh 1.591 orang pengawas TPS se-Kabupaten Gianyar yang bertugas memantau pemilihan.
Ketua Bawaslu Kabupaten Gianyar, I Wayan Hartawan menjelaskan tugas, wewenang dan kewajiban pengawas TPS, di dalam menjalankan tugasnya wewenangnya harus tetap mengacu pada prinsip penyelengara pemilu.
"Itu seperti yang sudah digariskan dalam Undang-Undang Nomor 7 tahun 2017, tentang pemilu," ujar dia, Jumat (2/1/2024).
Dikatakan pengawas ini dibekali dengan aplikasi Sistem Pengawasan Pemilu (Siwaslu). "Aplikasi tersebut yang berfungsi untuk melaporkan kejadian dan hasil pengawasan yang dilakukan oleh pengawas TPS secara cepat, lebih lebih ada kejadian khusus di TPS tempat bertugas," jelas dia.
Dikatakan bahwa semua hal selama penyelenggaraan pencoblosan dilaporkan lewat aplikasi. "Saat bertugas nanti dapat melaporkan semua hasil pengawasan dan kejadian yang ditemui menggunakan aplikasi Siwaslu yang berfungsi untuk mempermudahkan dalam melakukan laporan cepat," terang dia.
Dikatakan masa tugas pengawas TPS ini selama 30 hari ke depan sejak dilantik pada 22 Januari 2024. Pengawas TPS sudah resmi bertugas dan menjalankan fungsinya dalam melakukan pengawasan di masing-masing TPS.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3380 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1682 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan