Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Muslim Singapura Boleh Makan Daging Hasil Budidaya Laboratorium
BERITABALI.COM, DUNIA.
Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) memutuskan umat Islam di Negeri Singa boleh mengonsumsi daging yang dibudidayakan di laboratorium.
The Straits Times melaporkan MUIS mengeluarkan fatwa pada Sabtu (3/2) yang menyatakan daging yang dibudidayakan adalah halal jika menggunakan sel-sel yang bersumber dari hewan yang dibolehkan untuk dikonsumsi umat Islam.
Daging olahan itu juga boleh dimakan apabila tak ada campuran komponen non-halal dalam proses produksinya.
Daging yang dikembangkan di laboratorium adalah sumber daging alternatif yang diproduksi dengan membudidayakan sel-sel hewan secara langsung, beda dengan hewan ternak yang diperoleh secara konvensional.
"Makanan baru, yang dapat diproduksi melalui cara yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pertanian tradisional dan akuakultur, menawarkan cara praktis untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan," bunyi keterangan Muis, seperti dikutip The Straits Times.
Keputusan MUIS mengeluarkan fatwa ini menyusul persetujuan Badan Pangan Singapura (FDA) yang menyetujui penjualan produk tersebut pada 2020.
Dengan munculnya makanan baru, MUIS pun perlu mengeluarkan putusan apakah makanan tersebut boleh dikonsumsi atau tidak bagi umat Islam.
Komite Fatwa yang didukung oleh Kantor Mufti sendiri telah melakukan penelitian terhadap makanan jenis ini. Komite juga telah berkonsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti FDA, pelaku industri, serta para ilmuwan.
Mereka juga telah mengunjungi fasilitas manufaktur lokal yang memproduksi daging budidaya untuk menilai langsung bagaimana daging itu diproduksi.
Badan itu pun menyatakan bakal bekerja sama dengan lembaga pemerintah seperti FDA dan pelaku industri untuk mengembangkan pedoman sertifikasi halal atas daging budidaya ini.
"Kita bisa menjadi salah satu negara pertama di dunia yang benar-benar memimpin di bidang ini, tidak hanya memproduksi daging budidaya, tapi juga memastikan halal bagi umat Islam untuk dikonsumsi," kata Menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Muslim, Masagos Zulkifli, seperti dikutip Channel News Asia (CNA).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2963 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun