Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Muslim Singapura Boleh Makan Daging Hasil Budidaya Laboratorium
BERITABALI.COM, DUNIA.
Majelis Ugama Islam Singapura (MUIS) memutuskan umat Islam di Negeri Singa boleh mengonsumsi daging yang dibudidayakan di laboratorium.
The Straits Times melaporkan MUIS mengeluarkan fatwa pada Sabtu (3/2) yang menyatakan daging yang dibudidayakan adalah halal jika menggunakan sel-sel yang bersumber dari hewan yang dibolehkan untuk dikonsumsi umat Islam.
Daging olahan itu juga boleh dimakan apabila tak ada campuran komponen non-halal dalam proses produksinya.
Daging yang dikembangkan di laboratorium adalah sumber daging alternatif yang diproduksi dengan membudidayakan sel-sel hewan secara langsung, beda dengan hewan ternak yang diperoleh secara konvensional.
"Makanan baru, yang dapat diproduksi melalui cara yang lebih ramah lingkungan dibandingkan dengan pertanian tradisional dan akuakultur, menawarkan cara praktis untuk berkontribusi terhadap kelestarian lingkungan," bunyi keterangan Muis, seperti dikutip The Straits Times.
Keputusan MUIS mengeluarkan fatwa ini menyusul persetujuan Badan Pangan Singapura (FDA) yang menyetujui penjualan produk tersebut pada 2020.
Dengan munculnya makanan baru, MUIS pun perlu mengeluarkan putusan apakah makanan tersebut boleh dikonsumsi atau tidak bagi umat Islam.
Komite Fatwa yang didukung oleh Kantor Mufti sendiri telah melakukan penelitian terhadap makanan jenis ini. Komite juga telah berkonsultasi dengan berbagai pemangku kepentingan seperti FDA, pelaku industri, serta para ilmuwan.
Mereka juga telah mengunjungi fasilitas manufaktur lokal yang memproduksi daging budidaya untuk menilai langsung bagaimana daging itu diproduksi.
Badan itu pun menyatakan bakal bekerja sama dengan lembaga pemerintah seperti FDA dan pelaku industri untuk mengembangkan pedoman sertifikasi halal atas daging budidaya ini.
"Kita bisa menjadi salah satu negara pertama di dunia yang benar-benar memimpin di bidang ini, tidak hanya memproduksi daging budidaya, tapi juga memastikan halal bagi umat Islam untuk dikonsumsi," kata Menteri yang bertanggung jawab atas Urusan Muslim, Masagos Zulkifli, seperti dikutip Channel News Asia (CNA).(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan