Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
AS Sita Pesawat Boeing Venezuela dari Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Amerika Serikat menyita pesawat komersial jenis Boeing milik pemerintah Venezuela yang dibeli dari Iran pada Minggu (11/2) waktu setempat.
Kementerian Kehakiman AS menyita pesawat Boeing 747 usai mendarat di Bandara Florida, AS, karena melanggar aturan dari pemerintah federal.
Pesawat perusahaan milik negara Venezuela itu diduga ilegal karena dibeli dari Iran yang tengah diembargo oleh AS dan negara-negara Barat.
Pesawat yang sebelumnya milik maskapai Iran Mahan Air berpindah kepemilikan ke perusahaan kargo Venezuela, Emtrasur. AS menduga Mahan Air memberikan dukungan penuh terhadap Pasukan Kuds Korps Garda Revolusi Iran sehingga juga dijatuhkan sanksi oleh AS.
Para pejabat Kementerian Kehakiman AS menyatakan penjualan pesawat dari Iran itu dilakukan tanpa izin dari AS, melanggar Undang-undang ekspor, dan memberikan keuntungan paramiliter Iran yang dilarang AS.
AS sendiri sudah empat tahun menjatuhkan sanksi terhadap Mahan Air.
"Kementerian Kehakiman berkomitmen untuk memastikan Undang-undang AS tidak mengizinkan aktor negara yang bermusuhan terlibat dalam aktivitas jahat yang mengancam keamanan nasional," kata Asisten Jaksa Agung Matthew Olsen, seperti dikutip dari Voice of America.
Pemerintah Argentina sebelumnya mengamankan Boeing 747 milik perusahaan Venezuela tersebut pada Juni 2022. Beberapa pekan kemudian segera melakukan prosedur untuk mengambil alih pesawat tersebut.
Argentina secara resmi mengalihkan hak penguasaan pesawat itu pada Minggu (11/2). Kementerian Kehakiman AS kemudian menyatakan Boeing 747 tersebut akan "disiapkan untuk disposisi," namun tidak menjelaskan lebih lanjut.
Kementerian Kehakiman AS sebelumnya mengidentifikasi kapten pesawat itu sebagai mantan komandan Garda Revolusi Iran. Pejabat kementerian juga mencatat data penerbangan pesawat itu antara lain pernah mendarat di Moskow, Caracas, dan Teheran.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3343 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 806 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 793 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan