Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
AS Sita Pesawat Boeing Venezuela dari Iran
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemerintah Amerika Serikat menyita pesawat komersial jenis Boeing milik pemerintah Venezuela yang dibeli dari Iran pada Minggu (11/2) waktu setempat.
Kementerian Kehakiman AS menyita pesawat Boeing 747 usai mendarat di Bandara Florida, AS, karena melanggar aturan dari pemerintah federal.
Pesawat perusahaan milik negara Venezuela itu diduga ilegal karena dibeli dari Iran yang tengah diembargo oleh AS dan negara-negara Barat.
Pesawat yang sebelumnya milik maskapai Iran Mahan Air berpindah kepemilikan ke perusahaan kargo Venezuela, Emtrasur. AS menduga Mahan Air memberikan dukungan penuh terhadap Pasukan Kuds Korps Garda Revolusi Iran sehingga juga dijatuhkan sanksi oleh AS.
Para pejabat Kementerian Kehakiman AS menyatakan penjualan pesawat dari Iran itu dilakukan tanpa izin dari AS, melanggar Undang-undang ekspor, dan memberikan keuntungan paramiliter Iran yang dilarang AS.
AS sendiri sudah empat tahun menjatuhkan sanksi terhadap Mahan Air.
"Kementerian Kehakiman berkomitmen untuk memastikan Undang-undang AS tidak mengizinkan aktor negara yang bermusuhan terlibat dalam aktivitas jahat yang mengancam keamanan nasional," kata Asisten Jaksa Agung Matthew Olsen, seperti dikutip dari Voice of America.
Pemerintah Argentina sebelumnya mengamankan Boeing 747 milik perusahaan Venezuela tersebut pada Juni 2022. Beberapa pekan kemudian segera melakukan prosedur untuk mengambil alih pesawat tersebut.
Argentina secara resmi mengalihkan hak penguasaan pesawat itu pada Minggu (11/2). Kementerian Kehakiman AS kemudian menyatakan Boeing 747 tersebut akan "disiapkan untuk disposisi," namun tidak menjelaskan lebih lanjut.
Kementerian Kehakiman AS sebelumnya mengidentifikasi kapten pesawat itu sebagai mantan komandan Garda Revolusi Iran. Pejabat kementerian juga mencatat data penerbangan pesawat itu antara lain pernah mendarat di Moskow, Caracas, dan Teheran.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2638 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2287 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan