Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 27 Juni 2026
Kandang Terbakar, Sapi di Gianyar Nyaris Terpanggang
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kandang sapi di Lingkungan Tedung, Kelurahan Abianbase Kecamatan Kabupaten Gianyar, mendadak mengeluarkan asap. Warga yang melihat kepulan asap langsung melakukan upaya penyiraman dengan alat seadanya.
Namun karena bahan mudah terbakar, kandang pun ludes. Namun sebelum kandang membakar seluruh ruangan, pemilik sapi, Wayan Subrata, 65, berhasil menyelamatkan sapi dari amukan api.
Babinsa Kelurahan Abianbase Ramil 1616-01/Gianyar Sertu Apsalom Tefnay bersama Bhabinkamtibmas kelurahan Abianbase Aipda Dewa Agung Nyoman Alit menyatakan, kejadian kebakaran berlangsung Sabtu (17/2/2024) petang.
"Pemilik kandang awalnya melihat ada kepulan asap yang cukup banyak sehingga menimbulkan kecurigaan dan akhirnya korban langsung menuju ke lokasi," jelas dia, Senin (19/2/2024).
Dan benar saja, pemilik kandang mendapati bahwa kandang sapinya sedang mengalami kebakaran. "Karena korban merasa kesulitan memadamkan api sehingga ia meminta tolong warga yang lainnya untuk menghubungi petugas Pemadam Kebakaran dan Aparat Babinsa serta Bhabinkamtibmas untuk membantunya memadankan api," jelasnya.
Adapun kerugian materiil yang dialami korban yaitu kandang sapi yang berukuran kurang lebih 3X4 tersebut menjadi terbakar. "Namun beruntung sapi miliknya dapat dengan segera di selamatkan. Sehingga tidak terjadi kerugian materiil yang begitu banyak," jelas dia.
Dengan bantuan petugas, api dengan cepat bisa dipadamkan dan penanganan dpt berjalan dengan lancar dan aman. "Diduga peristiwa kebakaran kandang sapi yang disebabkan konsleting atau terjadi arus pendek listrik yang mengakibatkan terbakarnya kandang sapi," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun