Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 11 Agustus 2026
Jelang Bulfest 2026, Dishub Buleleng Siapkan Rekayasa Lalu Lintas
BERITABALI.COM, BULELENG.
Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Buleleng mulai menyiapkan langkah antisipasi kepadatan lalu lintas menjelang pelaksanaan Buleleng Festival (Bulfest) 2026. Persiapan dilakukan seiring mulai dipasangnya sejumlah tenda di kawasan Praja Mandala Singa Ambara Raja.
Pantauan Senin (10/8), sejumlah tenda berbentuk kerucut mulai berdiri di sepanjang Jalan Veteran, Buleleng. Tenda tersebut nantinya digunakan sebagai lapak bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) selama pelaksanaan Bulfest.
Kepala Dishub Buleleng, Gede Gunawan AP mengatakan, kondisi arus lalu lintas di sepanjang Jalan Veteran untuk sementara masih berjalan normal dengan sistem dua arah. Keberadaan tenda yang mulai dipasang belum berdampak terhadap kelancaran lalu lintas.
"Tenda yang dipasang hanya memakan sepertiga jalan. Jadi kami belum memberlakukan penutupan atau pengalihan arus lalulintas. Masih dibuka dua arah," jelasnya.
Meski belum dilakukan penutupan maupun pengalihan arus, Dishub Buleleng telah menempatkan sejumlah personel di beberapa titik. Rambu serta barrier juga dipasang untuk memberikan tanda kepada pengguna jalan agar lebih berhati-hati saat melintas di sekitar lokasi festival.
Gunawan mengatakan, rekayasa lalu lintas baru akan diterapkan ketika dua panggung utama Bulfest mulai dipasang. Kedua panggung tersebut berada di kawasan Tugu Singa Ambara Raja dan Catus Pata.
"Kapan panggung utamanya akan dipasang, ini masih kami koordinasikan dengan tim kreatif Bulfest," jelasnya.
Bulfest 2026 dijadwalkan berlangsung selama lima hari, mulai Selasa (18/8) hingga Sabtu (22/8). Untuk mengantisipasi kepadatan selama kegiatan, Dishub Buleleng telah menyiapkan sejumlah skenario pengalihan arus lalu lintas.
Rencananya, penutupan arus lalu lintas akan diberlakukan di Jalan Veteran, Jalan Pahlawan, dan Jalan Ngurah Rai. Kendaraan dari arah timur atau Karangasem menuju barat atau Jembrana nantinya akan dialihkan melalui Jalan WR Supratman, kemudian menuju Jalan Surapati, Jalan Hasanuddin, Jalan Dr Sutomo, hingga Jalan Ahmad Yani.
Sedangkan kendaraan dari arah timur yang hendak menuju Denpasar akan diarahkan melalui Jalan WR Supratman, Jalan Sam Ratulangi, Jalan Setiabudi, Jalan Gempol, Jalan Gajah Mada, dan Jalan Mayor Metra.
Meski telah menyiapkan skenario, Gunawan menegaskan bahwa rencana tersebut masih harus dibahas bersama Forum Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, kepolisian, panitia Bulfest, serta pemangku kepentingan terkait.
"Kami di Dishub hanya mengusulkan skenario pengalihan arus. Kalau disetujui oleh Satlantas Polres, nanti dari pihak kepolisian yang akan mengeksekusi, karena diskresi penutupan jalan merupakan kewenangan Polri," tandasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/rat
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4471 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2266 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1570 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1304 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1019 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun