Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Jokowi Ingatkan Mahkamah Agung: Pengadilan Harus Berikan Rasa Adil
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo mengingatkan Mahkamah Agung (MA) penegakan hukum harus memberikan rasa adil kepada masyarakat.
Jokowi memuji MA mampu memutus 99,47 persen perkara pada 2023. Namun, ia menilai kualitas putusan lebih menjadi prioritas dibandingkan kuantitas.
"Yang paling utama adalah kualitas putusan bahwa putusan pengadilan harus memberikan rasa keadilan, memberikan kepastian hukum, dan mendukung pembangunan bangsa dan negara menuju Indonesia maju," kata Jokowi pada Laporan Tahunan Mahkamah Agung di Jakarta Convention Center, Selasa (20/2).
Jokowi mendukung upaya reformasi internal yang telah dilakukan MA. Menurutnya, MA perlu terus berbenah untuk menghadirkan keadilan untuk semua kalangan.
Dia mendorong MA untuk menerapkan sistem restorative justice dalam penyelesaian perkara di pengadilan. Dia menilai hal itu sebagai terobosan penyelesaian perkara era modern.
Jokowi juga mengapresiasi MA soal keterbukaan publik. Jokowi menyoroti publikasi 22 ribu putusan dalam direktori putusan yang bisa diakses publik.
"Saya sangat berharap reformasi sistem ini menjadi bagian penting bagi kemajuan bangsa kita Indonesia," ucap Jokowi.
"Sekali lagi, memberikan rasa keadilan, kepastian hukum dan good governance, menyelamatkan aset negara, meningkatkan kesejahteraan rakyat, terutama lapis bawah, dan membawa Indonesia naik menjadi negara berpenghasilan tinggi," ujarnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 718 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman