Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Netanyahu Batasi Akses Jemaah ke Masjid Al Aqsa Selama Ramadan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu akan membatasi akses masuk ke Masjid Al Aqsa selama bulan Ramadan berlaku mulai 10 Maret mendatang, di tengah agresi yang masih berlanjut di Gaza.
Menurut pernyataan Kantor PM, Israel mengambil langkah tersebut karena alasan keamanan.
"Perdana menteri membuat keputusan yang seimbang dalam kebutuhan keamanan yang ditentukan oleh para profesional," demikian menurut kantor PM Netanyahu pada Senin (19/2), dikutip Al Jazeera.
Kompleks Al Aqsa terletak di atas bukit Kota Tua Yerusalem. Orang-orang Yahudi juga menghormati situs tersebut dan menyebutnya sebagai Temple Mount.
Pembatasan semacam itu bukan kali pertama diterapkan Israel dan selalu menimbulkan gesekan. Di pembatasan-pembatasan sebelumnya, warga yang ingin memasuki kompleks Al Aqsa kerap mendapat kekerasan atau intimidasi dari pasukan Israel.
Menanggapi rencana itu, kelompok kemerdekaan Palestina Hamas mengecam langkah PM Israel.
"[Pembatasan itu sebagai] kelanjutan kriminalitas Zionis dan perang agama yang dipimpin kelompok pemukim ekstremis dalam pemerintahan pendudukan teroris terhadap rakyat Palestina," demikian menurut Hamas.
Mereka lantas mendesak warga Palestina menolak dan melawan keputusan tersebut.
"Dan melakukan mobilisasi untuk berdiri teguh di Masjid Al-Aqsa," lanjut Hamas.
Pengumuman itu muncul saat pasukan Israel menegaskan akan melanjutkan serangan ke Gaza saat Ramadan, termasuk di daerah selatan yang kini jadi tempat berlindung bagi 1,2 juta pengungsi Palestina.
"Dunia harus tahu dan para pemimpin Hamas harus tahu: Jika pada bulan Ramadhan para sandera tidak ada di rumah, pertempuran akan berlanjut di mana-mana termasuk wilayah Rafah," kata anggota kabinet perang Benny Gantz.
Sejak 7 Oktober, pasukan Israel melancarkan agresi ke Gaza. Selama agresi, mereka menyerang warga dan objek sipil seperti kamp pengungsian hingga rumah sakit dengan dalih menargetkan kelompok Hamas.
Imbas serangan tersebut, lebih dari 28.000 jiwa di Palestina meninggal dan ratusan ribu rumah hancur.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5917 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2605 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2260 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan