Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 6 Agustus 2026
Lapas Tabanan Bekali Warga Binaan Pelatihan Pengelasan dan Furniture
BERITABALI.COM, TABANAN.
Bertempat di Aula Candra Prabhawa Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Tabanan telah dilaksanakan kegiatan pembukaan pelatihan kemandirian keterampilan bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yaitu pelatihan keterampilan welding atau pengelasan dan furniture yang bekerjasama dengan PT Dewata Mandiri Sejahtera (DMS) pada Selasa (20/02).
Kegiatan diawali dengan laporan pelaksanaan kegiatan yang disampaikan oleh Kepala Sub Seksi Kegiatan Kerja, Aldi Prawiratama. Aldi menyampaikan bahwa pelatihan keterampilan welding dan furniture ini diselenggarakan bertujuan untuk mengembangkan minat dan bakat warga binaan yang ada di Lapas.
Baca juga:
7 Petugas Lapas Tabanan Jadi Anggota KPPS
“Kami melihat potensi dan minat dari teman-teman WBP dalam hal mengelas dan pembuatan furniture sehingga dengan pelatihan dapat berkreasi,” jelasnya.
Lebih lanjut Aldi Prawiratama juga menjelaskan bahwa kegiatan Pelatihan Keterampilan ini akan dilaksanakan selama 12 hari yang diikuti oleh 20 orang WBP.
“Dari ratusan orang warga binaan, teman-teman yang ada di sini adalah orang-orang yang terpilih untuk ikut kegiatan pelatihan,” ujarnya.
Baca juga:
Hasil Tes Urine 45 Petugas Lapas Tabanan
Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan sambutan Kepala Lapas Tabanan, Muhamad Kameily sekaligus membuka kegiatan pelatihan secara resmi. Beliau berharap meskipun kegiatan pelatihan hanya berlangsung selama 12 hari tetapi warga binaan dapat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sunguh.
“Kegiatan ini hanya berlangsung selama 12 hari tetapi saya berharap teman-teman dapat terus belajar dan belajar, gagal dicoba lagi. Walaupun hanya berlangsung selama 12 hari dengan semangat dan ketekunan saya yakin kalian pasti bisa,” ujarnya.
Kalapas juga mengatakan bahwa Lapas merupakan lembaga pembinaan tempat berlatih dan mengasah diri bagi para Warga Binaan bukan sebagai tempat penghukuman.
“Saya berharap teman-teman dapat mengikuti pelatihan dengan serius, kegiatan ini betul-betul dipergunakan, kesempatan ini dipergunakan sebaik-baiknya karena kita tidak bisa menyia-nyiakan waktu,” ujar Kameily.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tab
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 3986 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1383 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 936 Kali
Pengedar Narkoba di Denpasar Ditangkap, 5 Senpi Disita
Dibaca: 863 Kali
Pedagang Sayur Dikeroyok Sekelompok Pemuda di Denpasar
Dibaca: 734 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun