Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 13 Juni 2026
KPU Kabupaten Yahukimo Diserang, Massa Desak Pemungutan Suara Ulang
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Yahukimo, Papua diserang oleh massa pedemo pada Minggu (3/3) sekitar pukul 18.16 WIT.
Peristiwa bermula saat pedemo yang merupakan massa pendukung salah satu caleg itu melakukan aksi protes terhadap hasil perhitungan suara yang dilakukan oleh KPU Kabupaten Yahukimo. Dalam aksinya, mereka juga menuntut agar KPU menggelar pemungutan suara ulang atau PSU.
"Kejadian bermula ketika salah satu perwakilan Partai selesai menyampaikan hasil mediasi dengan pihak KPU Kabupaten Yahukimo kepada massa pendemo," kata Kabid Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo dalam keterangannya, Senin (4/3).
Setelahnya, kepolisian mengimbau massa untuk kembali ke rumahnya masing-masing. Namun, tiba-tiba massa melakukan penyerangan dengan cara melemparkan batu ke arah personel gabungan TNI-Polri.
"Personel gabungan yang berjaga di pintu masuk langsung melakukan tindakan tegas dengan mengeluarkan tembakan peringatan untuk membubarkan massa," ucap Benny.
Imbas kejadian tersebut, seorang Pegawai Negeri Sipil bernama Harun Seip (36) mengalami luka robek pada kepala sebelah kanan akibat lemparan batu.
"Korban telah dievakuasi menuju RSUD Dekai untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut," ucap Benny.
Sementara itu, Kapolres Yahukimo AKBP Heru Hidayanto, menyampaikan hingga saat ini personel gabungan TNI-Polri melakukan pengamanan di Kantor KPU Kabupaten Yahukimo. Tujuannya, untuk mencegah aksi lanjutan oleh pedemo.
"Saat ini aparat gabungan TNI-Polri masih melakukan pengamanan di Kantor KPU Yahukimo dan melaksanakan patroli di seputaran Kota Dekai untuk mencegah adanya serangan susulan dari massa pendemo," tuturnya.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli