Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Filipina Wanti-Wanti China Soal Sengketa LCS: Setop Melecehkan Kami
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Luar Negeri Filipina Enrique Manalo mengatakan negaranya ingin menyelesaikan sengketa maritim dengan China secara damai.
Meski ingin penyelesaian secara damai, Manalo mewanti-wanti Beijing untuk "berhenti melecehkan kami".
"Penjelasan sederhana kami adalah jika Anda [China] berhenti melecehkan kami dan mungkin melakukan tindakan lain, tidak akan berita apa pun untuk dilaporkan," kata Manalo di sela-sela KTT ASEAN-Australia pada Senin (4/3).
Sebelumnya Presiden Filipina Ferdinand "Bongbong" Marcos juga menegaskan negaranya tidak akan menyerahkan sedikit pun wilayahnya ke pihak lain.
"Kami tidak akan pernah menyerahkan satu inci pun wilayah kami dan yuridiksi maritim kami," ujarnya, seperti dikutip AFP.
China mengklaim hampir semua wilayah di Laut China Selatan, bahkan dianggap mengabaikan klaim sejumlah negara Asia Tenggara atas wilayah perairan tersebut.
Bagi Filipina dan China, Scarborough Shoal menjadi titik konflik kedua negara yang saling diperebutkan di Laut China Selatan sejak tahun 2012.
China mengklaim permasalahan dengan Filipina akhir-akhir ini disebabkan tindakan provokatif Manila.
"Sikap China mengenai masalah Laut China Selatan konsisten dan jelas. Penyebab permasalahan maritim akhir-akhir ini adalah Filipina sering melakukan tindakan provokatif di Laut China Selatan yang melanggar hak kami," kata juru bicara Kementerian Luar Negeri China, Mao Ning.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3310 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman