Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 13 September 2026
Akses Jalan Tertutup Longsor, Puluhan Warga Desa Ban Nyaris Terisolir
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Puluhan Kepala Keluarga (KK) di wilayah Banjar Dinas Jatituhu, Desa Ban, Kecamatan Kubu, Kabupaten Karangasem nyaris terisolir total akibat sejumlah titik akses jalan utama tertutup material tanah longsor pada Selasa (5/3/2024).
Informasi yang diperoleh, tanah longsor terjadi sedikitnya di tujuh titik berbeda pada satu ruas jalan yang sama usai wilayah Desa Ban dan sekitarnya diguyur hujan deras. Banyaknya titik longsor kemungkinan juga dipengaruhi kondisi tanah yang cukup labil khususnya di wilayah Jatituhu.
Akibat kejadian tersebut sekitar 95 kepala keluarga (KK) nyaris terisolir, beruntung ada jalur alternatif meski sedikit lebih jauh serta hanya bisa dilalui roda dua saja sehingga akses lalu lintas di wilayah tersebut tidak lumpuh total.
Kalaksa BPBD Karangasem, Ida Bagus Ketut Arimbawa membenarkan adanya kejadian longsor yang nyaris membuat puluhan kepala keluarga terisolir di Desa Ban. Ia mengatakan, dari hasil koordinasi yang dilakukan dengan PUPR Karangasem rencananya pembersihan material longsor akan ditangani menggunakan alat berat.
"karena status jalan kabupaten, kita berkordinasi dengan PUPR Karangasem, besok akan ditanggani dengan alat berat, sementara untuk sepeda motor masih bisa melintas sehingga warga tidak terisolir total," kata Arimbawa.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3360 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1142 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 799 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan