Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 24 September 2026
Rusia-China Bikin Rencana Gila Kirim Pembangkit Nuklir ke Bulan
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia dan China mulai mempertimbangkan rencana gila untuk mengirim pembangkit listrik tenaga nuklir ke bulan pada 2033 mendatang.
Yuri Borisov selaku kepala badan antariksa Rusia Roscosmos menyampaikan rencana tersebut pada Senin (5/3).
Ia mengonfirmasi Rusia dan China sedang melakukan kolaborasi untuk program pembangkit listrik ke bulan dalam beberapa tahun ke belakang.
Moskow mengklaim tengah mengembangkan keahlian di bidang "energi ruang angkasa nuklir."
"Hari ini kami secara serius mempertimbangkan sebuah proyek - sekitar tahun 2033-2035 - untuk mengirimkan dan memasang unit daya di permukaan bulan bersama dengan rekan-rekan kami di China," ujar Borisov seperti dikutip Reuters.
Ia menambahkan bahwa panel surya saja tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik di masa depan. Ia menyarankan bahwa tenaga nuklir dapat menjadi suatu solusi demi keberlangsungan hidup manusia.
Saat ini, Rusia juga tengah membangun pesawat ruang angkasa kargo bertenaga nuklir.
"Kami memang sedang mengerjakan kapal tunda luar angkasa. Struktur cyclopean yang sangat besar ini, berkat reaktor nuklir dan turbin berkekuatan tinggi, mampu mengangkut muatan besar dari satu orbit ke orbit lainnya, mengumpulkan puing-puing ruang angkasa, dan terlibat dalam banyak aplikasi lainnya," tambahnya.
Sebenarnya para pejabat Rusia telah berbicara mengenai rencana penambangan di Bulan, namun program luar angkasa Rusia mengalami serangkaian kemunduran dalam beberapa tahun terakhir. Seperti pada misi yang gagal tahun lalu, sebuah pesawat ruang angkasa Rusia Luna-25 lepas kendali hingga jatuh.
Terlebih, Presiden Rusia Vladimir Putin menolak peringatan Amerika Serikat bahwa Moskow berencana untuk menempatkan senjata nuklir di ruang angkasa dan menyebut sebagai sebuah kebohongan.
Ia menganggap bahwa hal tersebut merupakan sebuah taktik untuk menarik Rusia ke dalam perundingan senjata sesuai dengan persyaratan negara Barat.
Namun, Moskow belum memberikan pernyataan lebih lanjut mengenai tujuan dari pembuatan pembangkit listrik tenaga nuklir di bulan selain menjadi sumber energi baru.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8348 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5766 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3611 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2441 Kali
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar