Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Puluhan Babi di Karangasem Mati Diduga Kena Virus ASF, Leher hingga Kepala Memerah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peternak babi di Karangasem dilanda kecemasan menyusul puluhan ternak mereka mati dengan gejala kulit memerah pada bagian leher hingga kepalanya.
Atas gejala yang ditimbulkan, penyebab kematian terhadap puluhan ternak babi tersebut diduga kuat akibat terserang virus African Swine Fever (ASF).
Dugaan ini juga diakui oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah saat dikonfirmasi pada Senin, (18/3/2024).
"Dari ciri - ciri dan gejala yang timbul pada ternak Babi yang mati, memang dugaan mengarah ke suspek ASF," kata Siki Ngurah.
Namun untuk memastikan penyebab kematian ternak babi itu, pihaknya juga sudah turun di beberapa lokasi mengabil sample ternak babi untuk dikirim ke labolatorium yang ada di Denpasar.
Mengingat belum adanya obat maupun vaksin terhadap virus tersebut, yang bisa dilakukan saat ini hanya menerapkan bio sekuriti dengan menjaga kebersihan kandang dan hewan ternak serta memastikan pakan yang diberikan kepada ternak masing-masing.
Merebaknya virus yang menyerang ternak babi di Karangasem ini menurut Siki Ngurah ada banyak faktor, salah satunya tingginya mobilitas keluar masuk ternak Babi seperti saat hari raya Galungan dan Kuningan dimana banyak ternak didatangkan dari luar Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2232 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2010 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1926 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1785 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun