Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Puluhan Babi di Karangasem Mati Diduga Kena Virus ASF, Leher hingga Kepala Memerah
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Peternak babi di Karangasem dilanda kecemasan menyusul puluhan ternak mereka mati dengan gejala kulit memerah pada bagian leher hingga kepalanya.
Atas gejala yang ditimbulkan, penyebab kematian terhadap puluhan ternak babi tersebut diduga kuat akibat terserang virus African Swine Fever (ASF).
Dugaan ini juga diakui oleh Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Kabupaten Karangasem, I Nyoman Siki Ngurah saat dikonfirmasi pada Senin, (18/3/2024).
"Dari ciri - ciri dan gejala yang timbul pada ternak Babi yang mati, memang dugaan mengarah ke suspek ASF," kata Siki Ngurah.
Namun untuk memastikan penyebab kematian ternak babi itu, pihaknya juga sudah turun di beberapa lokasi mengabil sample ternak babi untuk dikirim ke labolatorium yang ada di Denpasar.
Mengingat belum adanya obat maupun vaksin terhadap virus tersebut, yang bisa dilakukan saat ini hanya menerapkan bio sekuriti dengan menjaga kebersihan kandang dan hewan ternak serta memastikan pakan yang diberikan kepada ternak masing-masing.
Merebaknya virus yang menyerang ternak babi di Karangasem ini menurut Siki Ngurah ada banyak faktor, salah satunya tingginya mobilitas keluar masuk ternak Babi seperti saat hari raya Galungan dan Kuningan dimana banyak ternak didatangkan dari luar Karangasem.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4629 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan