Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Rusia Ubah Status Operasi Militer Khusus di Ukraina Jadi Perang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Rusia mengubah status operasi militer khusus dengan Ukraina menjadi perang pada Jumat (22/3) kemarin, usai invasi berlangsung selama dua tahun.
Untuk menandai keputusan itu, Rusia menembakkan hampir 90 rudal dan lebih dari 60 drone kamikaze ke Ukraina. Serangan menargetkan puluhan fasilitas energi dan pembangkit listrik Ukraina.
Rusia mengklaim gelombang serangan itu sebagai pembalasan atas serangkaian serangan Ukraina di wilayah perbatasan dalam beberapa pekan terakhir.
"Kita berada dalam perang," kata juru bicara Kremlin Rusia, Dmitry Peskov, dikutip AFP.
Peskov menambahkan bahwa secara de jure invasi itu merupakan operasi militer, namun secara de facto dikatakan telah menjadi sebuah perang.
Perubahan status menjadi perang ini menandai peningkatan konflik di antara kedua negara. Sebab, awalnya Kremlin menyebut invasi mereka sebagai operasi militer khusus.
Baca juga:
Kanada Bakal Setop Pasok Senjata ke Israel
"Ya, ini dimulai sebagai operasi militer khusus, tapi segera setelah Barat menjadi peserta di pihak Ukraina, bagi kami hal itu sudah menjadi perang," ujar Peskov.
Di sisi lain, Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky kembali meminta lebih banyak bantuan senjata dari negara-negara Barat baru-baru ini untuk amunisi melawan Rusia, serta melindungi segenap warga Ukraina.(sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5918 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4639 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2608 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2265 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2215 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan