Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Putin Sebut Kelompok Islam Radikal di Balik Penembakan Massal Moskow
beritabali.com/cnnindonesia.com/Putin Sebut Kelompok Islam Radikal di Balik Penembakan Massal Moskow
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan kelompok Islam radikal berada di balik penembakan massal di gedung konser dekat kota Moskow pada Jumat (22/3) lalu.
Sebelas orang telah ditahan terkait dengan serangan yang menewaskan sedikitnya 139 orang.
"Kita tahu bahwa kejahatan tersebut dilakukan oleh kelompok Islam radikal, yang ideologinya telah diperjuangkan oleh dunia Islam selama berabad-abad," kata Putin dalam pertemuan yang disiarkan televisi, dikutip dari AFP, Selasa (26/3).
Namun pemimpin Rusia itu mengatakan "banyak pertanyaan" yang belum terjawab, termasuk mengapa para penyerang mencoba melarikan diri ke Ukraina --sebuah klaim yang dibantah oleh Kyiv.
"Tentu saja perlu dijawab pertanyaannya, mengapa setelah melakukan kejahatan, para teroris mencoba pergi ke Ukraina? Siapa yang menunggu mereka di sana?" kata Putin.
"Kekejaman ini mungkin hanya sebuah rangkaian dari serangkaian upaya yang dilakukan oleh mereka yang berperang dengan negara kita sejak tahun 2014," katanya menambahkan.
Sebelumnya, korban tewas penembakan massal ini bertambah menjadi 139 orang. Rinciannya 137 orang tewas di tempat, dua orang meninggal di rumah sakit. Sebanyak 75 korban telah diidentifikasi, termasuk tiga orang anak.
Kelompok militan ISIS mengklaim bertanggung jawab atas serangan itu. Pejabat kontraterorisme Amerika Serikat menyebut ISIS berusaha meningkatkan serangan eksternalnya setelah sekian lama tak banyak beraksi.
Otoritas Rusia telah menangkap empat tersangka diduga pelaku penembakan massal. Keempat tersangka itu telah menghadiri persidangan awal pada Minggu (24/3) dengan tuduhan serangan terorisme.
Mereka teridentifikasi sebagai warga negara Tajikistan dan akan ditahan selama dua bulan untuk menjalani persidangan. Keempatnya adalah Saidakrami Murodali Rachabalizoda, Dalerdzhon Barotovich Mirzoyev, Shamsidin Fariduni, dan Muhammadsobir Fayzov. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3795 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang