Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Menhan AS Sebut Korban Warga Sipil di Gaza Terlalu Tinggi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Menteri Pertahanan Amerika Serikat (AS) Lloyd Austin mengatakan bahwa jumlah korban warga sipil di Gaza, Palestina, selama serangan Israel terlalu tinggi.
Hal tersebut disampaikan Austin saat bertemu Menteri Pertahanan Israel Yoav Gallant di Washington, AS, pada Selasa (26/3).
Austin mengatakan keduanya akan membicarakan alternatif selain operasi militer Israel di Rafah, wilayah selatan Gaza.
"Di Gaza saat ini, jumlah korban sipil terlalu tinggi, dan jumlah bantuan kemanusiaan terlalu sedikit," kata Austin pada awal pertemuan dikutip dari AFP.
Sementara itu Gallant mengatakan mereka akan berbicara tentang "perkembangan di Gaza dan cara untuk mencapai tujuan kami: menghancurkan organisasi Hamas dan memulangkan sandera Israel."
Sekitar 130 orang diyakini masih ditahan di Gaza setelah mereka ditangkap dalam serangan mengejutkan Hamas pada 7 Oktober lalu.
Serangan militer Israel sejauh ini telah menewaskan sedikitnya 32.414 orang di Gaza, sebagian besar perempuan dan anak-anak.
Sebelumnya resolusi DK PBB menuntut kelompok Hamas Palestina dan Israel gencatan senjata khususnya selama bulan Ramadan.
Resolusi juga mendesak pembebasan sandera secepatnya dan tanpa syarat, serta memastikan distribusi bantuan keamanan di Gaza lancar.
Resolusi ini didukung oleh 14 dari 15 anggota DK PBB. Amerika Serikat abstain dalam pemungutan suara.
Ini merupakan resolusi pertama DK PBB terkait seruan gencatan senjata di Gaza yang berhasil lolos setelah AS berulang kali memveto draf resolusi serupa.
Meski memilih abstain, AS menegaskan pihaknya tidak menyetujui resolusi DK PBB tersebut.
Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield mengatakan bahwa meskipun resolusi terbaru tersebut mencakup perubahan yang diminta oleh AS, Washington tidak dapat memberikan suara ya karena "tidak setuju dengan semuanya." (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2617 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan