Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 30 Oktober 2026
Polisi Malaysia Ringkus Pasutri Diduga Pasok Senjata ke Intel Israel
beritabali.com/cnnindonesia.com/Polisi Malaysia Ringkus Pasutri Diduga Pasok Senjata ke Intel Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kepolisian Diraja Malaysia menangkap pasangan suami istri (pasutri) yang diduga memasok senjata kepada pria yang dicurigai intel Israel.
Pasutri yang diringkus Inspektur Jenderal Polisi Malaysia Razarudin Husain dan jajaran diperkirakan berusia 40 tahun. Pasangan tersebut ditangkap di sebuah pasar Ramadan di Kuala Selangor, Malaysia pada Jumat (29/3).
Polisi Malaysia menemukan sebuah pistol di dalam Honda Jazz yang dikendarai pasutri Malaysia itu. Pistol itu ditemukan di ransel dalam mobil tersebut.
"Kami sedang mencari tahu mengapa mereka (pasutri Malaysia) memiliki senjata lain," kata Razarudin, dikutip dari Straits Times, Sabtu (30/3).
Bahkan, pasangan tersebut diyakini memasok enam pistol kepada pria yang dicurigai agen intelijen Israel atau Mossad tersebut. Razarudin curiga senjata itu didapatkan sang pasutri dari negara tetangga.
Selain pasutri tersebut, Kepolisian Diraja Malaysia juga menahan sopir agen Mossad yang berkeliaran di Malaysia tersebut. Pengemudi itu ditahan tak lama setelah intel Israel diciduk.
Pria yang dicurigai sebagai agen Mossad itu ditangkap pada Rabu (27/3). Warga Israel berusia 36 tahun itu diamankan di sebuah hotel di Jalan Ampang, Kuala Lumpur.
Dari hasil investigasi terungkap bahwa pria tersebut tiba di Bandara Internasional Kuala Lumpur pada 12 Maret 2024 dari Uni Emirat Arab (UEA). Sang tersangka sempat menginap di tiga hotel lain sebelum ditangkap.
"Tersangka mengaku masuk ke Malaysia untuk memburu dan membunuh sesama warga Israel karena masalah keluarga," katanya.
"Kami tidak percaya perkataannya dan tidak menutup kemungkinan dia punya agenda lain (di Malaysia)," curiga Razarudin.
Pria Israel itu masuk ke Negeri Jiran menggunakan paspor Prancis, sebelum akhirnya mengaku punya paspor Israel saat diperiksa. Ia ditangkap dengan barang bukti berupa 6 senjata api jenis pistol dan 200 butir peluru.
Terkait kepemilikan senjata pria Israel tersebut, Irjen Polisi Razarudin mengatakan senjata tersebut dibeli di Malaysia dengan mata uang kripto. Jenis pistol yang diamankan, di antaranya Sig Sauer, dua Glocks, serta satu pistol Smith & Wesson. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 6005 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4686 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2663 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2327 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2241 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan