Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Nyaris Mangkrak, PUPR Karangasem Berencana Lanjutkan Proyek MPP dan Wantilan Rp7,5 Miliar
beritabali/ist/Nyaris Mangkrak, PUPR Karangasem Berencana Lanjutkan Proyek MPP dan Wantilan Rp7,5 Miliar.
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Pemkab Karangasem nyaris saja memiliki daftar proyek mangkrak akibat adanya penundaan Bantuan Keuangan Khusus (BKK) Provinsi Bali hingga membuat beberapa proyek besar yang sedang dikerjakan harus diberhentikan di tengah jalan.
Ada tiga proyek dengan nilai mencapai miliaran rupiah di Karangasem harus putus kontrak akibat adanya penundaan BKK. Proyek tersebut di antaranya pembangunan Gedung Mall Pelayanan Publik (MPP), Proyek Wantilan dan Proyek Krematorium.
Dinas PUPR Karangasem sendiri sempat khawatir akan keberlangsungan atas tiga proyek tersebut. Sampai akhirnya ada kabar baik datang, dimana BKK yang sebelumnya ditunda itu rencananya akan direalisasikan pada tahun 2024 ini.
"Pembangunan ketiga proyek tersebut akan dilanjutkan tahun 2024 ini, saat ini kami masih menunggu SK ditandatangani oleh PJ Gubernur Bali, per kemarin katanya SK sudah di biro hukum," kata Kadis PUPR Karangasem, Wedasmara dikonfirmasi, Senin (1/4/2024).
Lebih jauh, sebelumnya proyek tersebut terpaksa dihentikan dan terjadi putus kontrak dengan pengerjaan baru sekitar 30 persen. Pada tahun 2024 ini, pengerjaan proyek tersebut akan dilaksanakan hingga rampung. Untuk proyek MPP dan Wantilan mendapatkan anggaran sekitar Rp7,5 Miliar sedangkan Proyek Kremasi mendapat anggaran Rp5,6 Miliar.
Untuk pengerjaan lanjutan ini, Dinas PUPR Karangasem rencananya akan melakukan tender ulang terhadap proyek Kremasi sedangkan untuk proyek MPP dan Wantilan karena konstruksinya merupakan satu kesatuan PUPR membuat skenario penunjukan.
"Kalau dari LKPP itu diperbolehkan untuk penunjukan, tapi untuk memutuskan nantinya kami akan mengundang pendamping dari Kejaksaan, Ispektorat Daerah (Irda) dan bagian hukum," terang Wedasmara.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/krs
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2792 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2028 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1969 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1801 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun