Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Song Ha-yoon Bantah Tuduhan Jadi Pelaku Kekerasan di Sekolah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aktris Song Ha-yoon membantah tudingan dirinya pelaku kekerasan di sekolah. KingKong by Starship selaku agensi turut membantah artisnya pernah terlibat dengan insiden semacam itu ketika masih sekolah.
Bantahan disampaikan menyusul tuduhan Song Ha-yoon melakukan kekerasan di sekolah seperti yang diberitakan jTBC pada Senin (1/4).
Korea Times pada Selasa (2/4) memberitakan agensi telah berusaha mengklarifikasi situasi secara langsung dengan informan, mengusulkan pertemuan untuk diskusi mendetail. Namun, upaya itu ditolak.
"Setelah menerima laporan awal, kami segera menghubungi informan untuk memverifikasi fakta. Meskipun kami meminta diskusi rinci melalui pesan, informan menyatakan penolakan untuk melanjutkan, dan upaya komunikasi lebih lanjut tidak terjawab," kata agensi.
Agensi mengatakan Song Ha-yoon juga tidak mengenal informan tersebut.
"Aktor tersebut menegaskan bahwa dia tidak mengetahui informan tersebut dan tuduhan tersebut sepenuhnya tidak benar," ucap agensi.
Tuduhan itu muncul ketika program berita jTBC merilis laporan seseorang menyatakan menjadi korban kekerasan aktris ketika sekolah.
Informan "A" mengatakan aktris itu melakukan "penyerangan tak beralasan" selama bertahun-tahun ketika SMA. Insiden itu disebut menjadi alasan aktris yang tak disebutkan namanya itu pindah sekolah.
A menyatakan dipukul aktris 90 menit tanpa alasan dan tak dapat menolak karena kekasih aktris itu merupakan tukang bully.
Menyusul pemberitaan itu, beredar spekulasi A adalah Song Ha-yoon yang baru-baru ini begitu disukai penonton drama berkat akting sebagai antagonis dalam Marry My Husband.
Agensi Song Ha-yoon mengungkapkan keprihatinan atas penyebaran spekulasi dan rumor yang tidak berdasar, dan mendesak semua pihak menahan diri dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi.
Mereka juga menyoroti dampak merugikan dari tuduhan tidak berdasar terhadap reputasi dan karier individu, serta menyerukan pelaporan dan diskusi yang bertanggung jawab. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5969 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2302 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2232 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan