Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 30 Juli 2026
Song Ha-yoon Bantah Tuduhan Jadi Pelaku Kekerasan di Sekolah
BERITABALI.COM, DUNIA.
Aktris Song Ha-yoon membantah tudingan dirinya pelaku kekerasan di sekolah. KingKong by Starship selaku agensi turut membantah artisnya pernah terlibat dengan insiden semacam itu ketika masih sekolah.
Bantahan disampaikan menyusul tuduhan Song Ha-yoon melakukan kekerasan di sekolah seperti yang diberitakan jTBC pada Senin (1/4).
Korea Times pada Selasa (2/4) memberitakan agensi telah berusaha mengklarifikasi situasi secara langsung dengan informan, mengusulkan pertemuan untuk diskusi mendetail. Namun, upaya itu ditolak.
"Setelah menerima laporan awal, kami segera menghubungi informan untuk memverifikasi fakta. Meskipun kami meminta diskusi rinci melalui pesan, informan menyatakan penolakan untuk melanjutkan, dan upaya komunikasi lebih lanjut tidak terjawab," kata agensi.
Agensi mengatakan Song Ha-yoon juga tidak mengenal informan tersebut.
"Aktor tersebut menegaskan bahwa dia tidak mengetahui informan tersebut dan tuduhan tersebut sepenuhnya tidak benar," ucap agensi.
Tuduhan itu muncul ketika program berita jTBC merilis laporan seseorang menyatakan menjadi korban kekerasan aktris ketika sekolah.
Informan "A" mengatakan aktris itu melakukan "penyerangan tak beralasan" selama bertahun-tahun ketika SMA. Insiden itu disebut menjadi alasan aktris yang tak disebutkan namanya itu pindah sekolah.
A menyatakan dipukul aktris 90 menit tanpa alasan dan tak dapat menolak karena kekasih aktris itu merupakan tukang bully.
Menyusul pemberitaan itu, beredar spekulasi A adalah Song Ha-yoon yang baru-baru ini begitu disukai penonton drama berkat akting sebagai antagonis dalam Marry My Husband.
Agensi Song Ha-yoon mengungkapkan keprihatinan atas penyebaran spekulasi dan rumor yang tidak berdasar, dan mendesak semua pihak menahan diri dan berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang tidak terverifikasi.
Mereka juga menyoroti dampak merugikan dari tuduhan tidak berdasar terhadap reputasi dan karier individu, serta menyerukan pelaporan dan diskusi yang bertanggung jawab. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun