Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Tangan Kanan Biden Bakal Temui MbS, Bahas Normalisasi Saudi-Israel
BERITABALI.COM, DUNIA.
Penasihat Keamanan Nasional Amerika Serikat, Jake Sullivan, bakal menemui Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman (MbS) pekan ini.
Lawatan Sullivan disebut-sebut untuk membahas progres rencana normalisasi Israel dan Saudi, yang belakangan mandek gegara agresi Zionis di Jalur Gaza, Palestina.
Seorang pejabat AS mengungkapkan Sullivan merencanakan pembicaraan dengan sang putra mahkota sekaligus perdana menteri Saudi itu untuk memeriksa sejauh mana perkembangan wacana ini.
Sementara itu, pejabat lainnya mengatakan Sullivan bakal membahas secara luas terkait sejumlah hal dalam pertemuan tersebut.
"Dia tidak datang ke Arab Saudi beberapa waktu terakhir. Banyak hal yang akan didiskusikan," kata pejabat kedua tersebut, seperti dikutip Reuters, Selasa (2/4).
Sejak agresi Israel diluncurkan awal Oktober lalu, pembicaraan mengenai wacana normalisasi Israel dan Saudi mandek karena Riyadh tak terima dengan serbuan Zionis yang menewaskan ribuan warga Gaza.
Saudi menegaskan tak akan melakukan normalisasi hubungan diplomatik dengan Israel jika agresi tak dihentikan dan negara Palestina tak merdeka.
"Kerajaan Saudi telah mengomunikasikan posisi tegasnya kepada pemerintah Amerika Serikat, bahwa tidak akan ada hubungan diplomatik dengan Israel, kecuali negara Palestina merdeka diakui dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kotanya," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Saudi pada 7 Februari lalu.
Pernyataan ini dirilis usai Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken berkunjung ke beberapa negara Timur Tengah untuk membahas kesepakatan gencatan senjata di Gaza.
Pernyataan ini sekaligus membantah juru bicara Dewan Keamanan Nasional Gedung Putih John Kirby yang sempat menyebut pembicaraan mengenai normalisasi Saudi-Israel "sedang berlangsung".
Kirby sebelumnya mengklaim Washington sudah menerima tanggapan positif dari kedua belah pihak, bahwa Israel-Saudi sedang melakukan hal yang sama dan bersedia untuk terus berdiskusi.
"Mengingat apa yang disampaikan oleh Juru Bicara Keamanan Nasional AS, Kemlu [Saudi] menegaskan bahwa posisi Kerajaan Arab Saudi selalu teguh dalam masalah Palestina dan pentingnya rakyat Palestina mendapat hak mereka yang sah," demikian keterangan Kemlu Saudi.
Kendati begitu, pada 21 Maret, Blinken menuturkan AS dan Saudi telah membuat "kemajuan yang baik" terkait pembicaraan mengenai normalisasi antara Saudi dan Israel. Namun, Blinken tak membeberkan kapan kesepakatan itu kemungkinan bakal dicapai.
Sebagai bagian dari kesepakatan normalisasi, Saudi ingin AS dan Riyadh menetapkan pakta mengenai pertahanan bersama. Saudi juga menginginkan dukungan Washington terhadap program nuklir sipil Riyadh. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang