Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 1 Juli 2026
Disdik Gianyar Minta Polisi Usut Kasus Pembobolan Sekolah
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beberapa hari terakhir ini, Sekolah Dasar Negeri (SDN) di Kecamatan Gianyar dibobol pencuri. Kejadian itu menyebabkan sejumlah barang penting sekolah raib dan meresahkan pihak sekolah.
Informasi yang dihimpun, kejadian pencurian diketahui Selasa (16/4/2024) di SDN 2 Sidan dan SDN 3 Sidan, Kecamatan Gianyar.
Selanjutnya pada Rabu (17/4/2024), giliran SDN 2 Tulikup dan SDN 3 Tulikup kebobolan. “Untuk di SDN 2 Tulikup tidak ada benda yang hilang tapi ruangan Kepala Sekolah dan ruang Guru pintunya dicongkel paksa dan diacak-acak,” ujar salah satu informan beritabali.com.
Sedangkan di SDN 3 Tulikup, ruang guru serta TK yang ada di areal sekolah juga diobrak-abrik.
Selain itu juga ada SDN 5 Tulikup yang turut dibobol maling. Peristiwa itu diketahui Rabu pagi saat para guru dan siswa mulai datang ke sekolah.
Dimana ditemukan meteran listrik yang dimatikan, kemudian pintu ruangan kepala sekolah, ruang guru dan beberapa ruangan kelas dicongkel. Diacak-acak, laci meja terbuka, meja-meja guru diobrak-abrik.
Nahas uang koperasi siswa kelas 2 sebesar Rp 100 Ribu raib, bersama uang kantin Rp250 ribu serta uang celengan yang berisi uang jutaan rupiah, jam tangan merk Alba, tiga buah tas wanita, dan kunci sepeda motor.
Barang-barang di kantin juga diacak-acak, tapi benda-benda elektronik seperti Croombook, Tablet, komputer dan lainnya tidak ada yang hilang.
Terkait kejadian itu, Plt Kadis Pendidikan Kabupaten Gianyar Dewa Ngakan Putu Manuaba mengatakan akan membuat surat imbauan ke masing-masing sekolah untuk keamanan sekolah.
“Agar kejadian ini tidak terjadi lagi dan pihak kepolisian bisa segera mengungkap pelaku,” tegasnya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun