Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Cerita Kepanikan Warga Baros Saat Gempa Guncang Garut
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Sejumlah warga di Baros, Kota Cimahi, Jawa Barat, panik ketika gempa berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang Kabupaten Garut.
Berdasarkan pantauan CNNIndonesia.com, getaran gempa di Baros terjadi sekitar lima detik. Gempa itu membuat atap rumah warga dan beberapa benda kecil berjatuhan.
Beberapa warga bahkan langsung ke luar rumah untuk mencari tempat yang lebih aman.
"Kencang getarannya. Lagi tiduran tiba-tiba terasa," kata Fajar (36), salah satu warga Baros saat ditemui pada Sabtu (27/4) malam.
Begitu pula dengan yang dirasakan oleh Mia Lestari (24). Ia mengaku tengah menjaga warung klontongnya. Tiba-tiba, beberapa jajanan yang dijual di warung goyang dan ada juga yang berjatuhan.
"Saya lihat lampu gerak, langsung bawa dua anak saya keluar," ujar Mia.
Sebelumnya, gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,5 mengguncang wilayah Garut, Jawa Barat, Sabtu (27/4), pukul 23.29 WIB.
Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengatakan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.
"Kedalaman 10 kilometer, tidak berpotensi tsunami," demikian keterangan resmi BMKG lewat akun X (dulu Twitter).
Lokasi gempa berada di 8,39 Lintang Selatan, 107,11 Bujur Timur, dengan pusat gempa berada di laut 156 kilometer Barat Daya Kabupaten Garut.
Selain wilayah Cimahi, gempa tersebut juga terasa di beberapa kawasan lain, seperti Jakarta, Tangerang, Tangerang Selatan, Depok, Bekasi, Sukabumi, Bandung, hingga Yogyakarta. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3811 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1757 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang