Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Banjir Brasil: 10 Orang Tewas, 3.400 Warga Mengungsi
BERITABALI.COM, DUNIA.
Sedikitnya 10 orang tewas dan 21 orang masih hilang akibat banjir di Brasil selatan. Gubernur Rio Grande do Sul Eduardo Leite memperingatkan situasi tersebut bisa semakin memburuk.
Dalam konferensi pers pada Rabu (1/5), Eduardo Leite mengungkapkan telah berkomunikasi dengan Presiden Brasil Luiz Inacio Lula da Silva mengenai pengerahan bantuan federal. Lula pun dijadwalkan ke kawasan terdampak pada Kamis (2/5).
"Kami mengalami momen terburuk di Rio Grande do Sul, bencana terburuk dalam sejarah kami. Sungguh tidak masuk akal luar biasa seriusnya yang terjadi saat ini," kata Leite seperti diberitakan AFP.
"Dan sayangnya, keadaan akan menjadi lebih buruk," ucapnya.
Pihak berwenang menghitung lebih dari 3.400 orang mengungsi setelah badai yang menyebabkan naiknya permukaan sungai dan banjir di berbagai wilayah negara bagian tersebut, yang berdampak pada 114 kota.
Leite mengungkapkan banjir itu merupakan bencana dengan kerusakan paling parah dalam beberapa tahun terakhir. Banjir itu menyebabkan beberapa kota terisolasi karena jembatan-jembatan runtuh, jalan hancur, dan tanah longsor.
Pihak berwenang telah mendesak masyarakat untuk menghindari setidaknya 20 area di sepanjang jalan raya negara bagian karena risiko tanah longsor.
Leite juga meminta sekolah menangguhkan kelas-kelas dalam hari-hari sisa pekan ini dan meminta dukungan penuh angkatan bersenjata dalam menghadapi bencana tersebut.
"[Angkatan bersenjata] berpartisipasi efektif dalam mengoordinasikan momen ini, seperti saat menghadapi perang," ucap Leite.
Dalam laporan Selasa (30/4), pemerintah negara bagian tersebut memperkirakan risiko banjir "hampir di seluruh negara bagian" mengingat kemungkinan berlanjutnya "curah hujan lebat" dalam beberapa hari mendatang.
Tim penyelamat dan tentara berusaha menyelamatkan keluarga-keluarga yang terjebak di rumah mereka, banyak di antara mereka yang terjebak di atap rumah untuk menghindari naiknya air.
Cuaca buruk telah menghambat upaya penyelamatan, seringkali di tempat-tempat yang sulit dijangkau, dan jumlah korban tewas terus meningkat dari lima yang dilaporkan pada Selasa (30/4). (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3798 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang