Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 Juli 2026
Banjir Bandang di Brasil Tewaskan 39 Orang, 65 Lainnya Hilang
BERITABALI.COM, DUNIA.
Banjir bandang di Brasil sejauh ini dilaporkan menewaskan 39 orang, sedangkan 68 orang lainnya masih dinyatakan hilang pada Sabtu (4/5).
Bencana ini terjadi di Brasil bagian selatan, tepatnya di negara bagian Rio Grande do Sul. Badan Pertahanan Sipil Brasil menyebut banjir disebabkan oleh hujan lebat berhari-hari.
"Sebagai manusia, hati saya hancur," kata Gubernur Eduardo Leite, dikutip dari AP, Sabtu (4/5).
"Tetapi saya sebagai gubernur di sini (Rio Grande do Sul) teguh dan saya jamin kita tidak akan goyah. Kami melakukan segalanya dengan fokus, perhatian, dan disiplin," sambungnya soal penanganan banjir.
Kepala Ahli Meteorologi di Pusat Pemantauan dan Peringatan Bencana Alam Nasional Marcelo Seluchi menyebut hujan deras di wilayah ini terjadi sejak Senin (29/4). Bahkan, hujan diramal belum akan reda hingga akhir pekan ini.
Presiden Brasil Luiz Inácio Lula da Silva mengamini adanya korban dalam banjir bandang di negaranya itu. Bahkan, Lula mengklaim bencana alam ini merupakan salah satu banjir terbesar yang pernah menimpa Brasil.
"Belum pernah sebelumnya dalam sejarah Brasil terjadi hujan sebanyak itu di satu lokasi," ungkap Lula.
Ini tercatat sebagai bencana lingkungan keempat dalam setahun terakhir. Banjir bandang ini terjadi setelah banjir pada Juli, September, dan November 2023, yang menewaskan total 75 orang.
Badan Geologi Brasil mencatat banjir di negara bagian Rio Grande do Sul melampaui banjir fenomenal yang pernah terjadi pada 1941 lalu. Ketinggian air di beberapa wilayah bahkan berada pada titik tertinggi sejak pencatatan dimulai hampir 150 tahun silam.
Listrik, saluran komunikasi, dan pasokan air di seluruh negara bagian ini harus dihentikan. Setidaknya lebih dari 24 ribu orang mengungsi.
Salah satu faktor hujan lebat adalah El Nino. Fenomena iklim ini membuat kekeringan di wilayah utara Brasil, tetapi intensitas hujan di bagian selatan meningkat. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2934 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2051 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2012 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1810 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun