Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Israel Bombardir Rafah Lagi, Mesir Siap Siaga
BERITABALI.COM, DUNIA.
Serangan yang dilakukan Israel ke kota Rafah, Palestina baru-baru ini telah memantik salah satu negara tetangganya.
Sebagai negara yang berbatasan langsung dengan Israel, Mesir disebut dalam keadaan siap siaga jika serangan meluas ke perbatasan kedua negara.
Israel belum lama ini telah mengusir seluruh warga Rafah untuk meninggalkan kota tersebut usai terdapat rencana Tel Aviv untuk menggempur wilayah selatan Jalur Gaza tersebut.
Melihat hal demikian, militer Mesir disebut telah meningkatkan kesiapan militernya di wilayah Sinai utara. Wilayah tersebut menjadi salah satu daerah yang berbatasan langsung dengan Israel.
Pihak Mesir mengklaim tindakan Israel yang kian brutal harus menjadi perhatian pasukan tentara yang berada di perbatasan.
"Harus ditekankan dengan tegas bahwa setiap tindakan Israel ke arah ini akan menimbulkan ancaman serius terhadap hubungan Mesir-Israel," ujar juru bicara Layanan Informasi Mesir, Diaa Rashwan seperti dikutip media Yordania Roya News, Senin (6/5).
Pemerintah Mesir pimpinan Presiden Abdul Fattah as-Sisi telah mendapat peringatan berulang kali terhadap penumpukan pengungsi Palestina di dekat perbatasan negaranya.
Alhasil, itu menjadi perhatian serius bagi pejabat tinggi Mesir usai melihat tindakan Israel yang kian brutal dan tak terukur.
Kairo pun sempat menyinggung negara Barat seperti Amerika Serikat sebagai salah satu sekutu Israel bahwa pemindahan pengungsi Palestina berpotensi 'merusak' hubungan antara kedua belah pihak.
Hubungan antara Israel dan Mesir selama ini memang tidak bermusuhan. Terlebih, pemerintah Mesir memutuskan untuk tak mengakhiri hubungan dengan Israel usai perjanjian Camp David pada 1978.
Namun, tindakan Israel yang kian sembrono membuat Mesir mempertimbangkan kembali untuk bisa mendorong Israel meredam agresi tersebut. Sebab, Mesir menganggap Israel sebagai negara yang dapat menguntungkan secara ekonomi namun merugikan jika memulai konflik antar kedua negara.
Oleh karena itu, pemerintah Mesir menjadi was-was terkait ancaman Israel yang kian mendekat. Kairo turut meningkatkan kewaspadaannya untuk melindungi warga yang tinggal di perbatasan dekat dengan Negeri Zionis tersebut. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5961 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2298 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan