Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 12 September 2026
Rumah Kosong di Jepang Tembus Rekor Baru Sampai 9 Juta Unit
BERITABALI.COM, DUNIA.
Jumlah rumah kosong di Jepang belakangan meroket hingga menembus rekor baru.
Data terbaru Kementerian Dalam Negeri Jepang menunjukkan rumah-rumah tak berpenghuni mencapai sembilan juta bangunan pada Oktober 2023. Angka ini bertambah 510.000 dari survei sebelumnya yang dilakukan pada 2018.
Menurut Kemendagri Jepang, rumah kosong periode ini mencapai rekor 13,8 persen dari total jumlah rumah di Negeri Sakura. Ini berarti satu dari tujuh rumah di Jepang telah ditelantarkan.
Data Kemendagri menjabarkan dari sembilan juta rumah kosong, sebanyak 4,43 juta di antaranya merupakan rumah yang disewakan. Sementara itu, 330.000 rumah dijual dan 380.000 rumah lainnya merupakan tempat tinggal kedua untuk berlibur.
Sebanyak 3,85 juta rumah sisanya tidak diketahui statusnya.
Lonjakan rumah kosong di Jepang sebetulnya bisa dikaitkan dengan kasus di mana properti-properti dibiarkan tak berpenghuni karena pemiliknya yang lanjut usia meninggal dunia. Selain meninggal dunia, para lansia juga meninggalkan rumah mereka karena tinggal di panti jompo.
Survei Kemendagri ini dilakukan setiap lima tahun sejak 1948.
Pada 1973, jumlah rumah kosong di Negeri Sakura mencapai 1,72 juta dari total 5,5 persen rumah. Pada 1993, jumlah rumah kosong meningkat menjadi 4,48 juta, naik dua kali lipat dalam 30 tahun terakhir, demikian dilaporkan Xinhua. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3326 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 792 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 731 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan