Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Rumah Kosong di Jepang Tembus Rekor Baru Sampai 9 Juta Unit

Kamis, 9 Mei 2024, 12:25 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com/cnnindonesia.com/Rumah Kosong di Jepang Tembus Rekor Baru Sampai 9 Juta Unit

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Jumlah rumah kosong di Jepang belakangan meroket hingga menembus rekor baru.

Data terbaru Kementerian Dalam Negeri Jepang menunjukkan rumah-rumah tak berpenghuni mencapai sembilan juta bangunan pada Oktober 2023. Angka ini bertambah 510.000 dari survei sebelumnya yang dilakukan pada 2018.

Menurut Kemendagri Jepang, rumah kosong periode ini mencapai rekor 13,8 persen dari total jumlah rumah di Negeri Sakura. Ini berarti satu dari tujuh rumah di Jepang telah ditelantarkan.

Data Kemendagri menjabarkan dari sembilan juta rumah kosong, sebanyak 4,43 juta di antaranya merupakan rumah yang disewakan. Sementara itu, 330.000 rumah dijual dan 380.000 rumah lainnya merupakan tempat tinggal kedua untuk berlibur.

Sebanyak 3,85 juta rumah sisanya tidak diketahui statusnya.

Lonjakan rumah kosong di Jepang sebetulnya bisa dikaitkan dengan kasus di mana properti-properti dibiarkan tak berpenghuni karena pemiliknya yang lanjut usia meninggal dunia. Selain meninggal dunia, para lansia juga meninggalkan rumah mereka karena tinggal di panti jompo.

Survei Kemendagri ini dilakukan setiap lima tahun sejak 1948.

Pada 1973, jumlah rumah kosong di Negeri Sakura mencapai 1,72 juta dari total 5,5 persen rumah. Pada 1993, jumlah rumah kosong meningkat menjadi 4,48 juta, naik dua kali lipat dalam 30 tahun terakhir, demikian dilaporkan Xinhua. (sumber: cnnindonesia.com)
 

Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Editor: Redaksi

Reporter: bbn/net



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami