Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Israel Siap Kembali Serang Rafah, Perintahkan Evakuasi Warga
BERITABALI.COM, DUNIA.
Israel memerintahkan evakuasi baru di kota Rafah, wilayah selatan Gaza, Palestina, pada Sabtu (11/5), ketika mereka bersiap untuk memperluas operasi militernya.
IDF (Israel Defence Forces) mengatakan bahwa mereka juga bergerak ke daerah utara Gaza, tempat yang diyakini tempat kelompok militan Hamas berkumpul kembali.
Pertempuran meningkat di wilayah kantor tersebut dengan bentrokan hebat antara tentara Israel dan militan Palestina di pinggiran Rafah, membuat membuat titik penyeberangan bantuan penting di dekatnya tidak dapat diakses.
Seperti dikutip Arab News, situasi ini memaksa lebih dari 110 ribu orang penduduk Gaza mengungsi ke wilayah utara. Tindakan Israel ke Rafah sejauh ini tidak mencapai invasi besar-besaran seperti yang direncanakan.
PBB dan badan-badan lain telah memperingatkan selama berminggu-minggu bahwa serangan Israel terhadap Rafah, yang berbatasan dengan Mesir dan dekat dengan titik masuk bantuan utama, akan melumpuhkan operasi kemanusiaan dan menyebabkan lonjakan korban sipil.
Lebih dari 1,4 juta warga Palestina, setengah dari populasi Gaza, berlindung di Rafah, sebagian besar setelah melarikan diri dari serangan Israel di tempat lain.
Juru bicara militer Israel, Avichay Adraee, mengatakan kepada warga Palestina di kota Jabaliya dan Beit Lahiya dan daerah sekitarnya untuk meninggalkan rumah mereka dan pergi ke tempat perlindungan di sebelah barat Kota Gaza.
Dia memperingatkan bahwa orang-orang berada di zona pertempuran yang berbahaya dan Israel akan melakukan hal yang sama, menyerang dengan kekuatan besar.
Pertempuran sengit sedang berlangsung di Gaza utara, di mana Hamas tampaknya kembali berkumpul di wilayah di mana Israel telah melancarkan serangan mematikan. Pertempuran meletus minggu ini di daerah Zeitoun di pinggiran Kota Gaza, di bagian utara wilayah tersebut.
Gaza Utara adalah sasaran pertama serangan darat. Israel mengatakan pada akhir tahun lalu bahwa mereka telah membubarkan sebagian besar Hamas di wilayah tersebut.
Setidaknya 19 orang, termasuk delapan wanita dan delapan anak-anak, tewas semalam di Gaza Tengah dalam tiga serangan berbeda yang melanda kota Zawaida, Maghazi dan Deir al Balah, menurut Rumah Sakit Martir Al Aqsa di Deir al Balah dan seorang jurnalis Associated Press yang menghitung mayat-mayat itu.
Pengeboman dan serangan darat Israel di Gaza sejauh ini telah menewaskan nyaris 35 ribu orang di Gaza, di mana sebagian besar korban adalah perempuan dan anak-anak. Sebagian besar wilayah Gaza telah hancur dan sekitar 80 persen penduduk Gaza terpaksa meninggalkan rumah mereka. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan