Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 10 Mei 2026
WNA Diduga Ajari Aliran Sesat di Ubud Sudah Pulang ke Negaranya
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Sebuah unggahan warga asing yang diduga melakukan ritual sesat mirip tarian erotis ramai diperbincangkan di media sosial. Sat Reskrim Polres Gianyar dan Polda Bali telah turun tangan mengambil langkah.
Rupanya, lokasi aktivitas tersebut berada di beberapa vila karena para pelaku berpindah tempat, di wilayah Ubud. Bahkan, dari penelusuran polisi, pencetus aktivitas itu sudah kabur.
Pencetus kegiatan, Satyarthiprateek sudah meninggalkan Indonesia sejak tanggal 22 April 2024. Diduga aktivitas dimaksud berlangsung sebelum April.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan mengaku polisi Satreskrim Polres Gianyar sedang lidik. "Dari hasil lidik terhadap vidio di Medsos pelaku merupakan WNA asal India an. Satyarthiprateek, termasuk pesertanya juga semua WNA," jelas dia.
Untuk TKP yang terlihat dalam vidio tersebut, diperkirakan kegiatan tersebut dilaksanakan tanpa izin. Polisi masih bekerja meminta keterangan penilik vila.
"Dari hasil pengecekan di beberapa lokasi yang kita curigai, sementara pemilik lokasi tidak mengakui adanya kegiatan sesat tersebut di tempatnya," ungkap dia.
Pihaknya mengimbau wisatawan baik mancanegara maupun lokal yang berkunjung ke Bali wajib untuk mematuhi peraturan perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
"Juga wajib menghormati adat istiadat dan budaya di Bali, serta mari kita bersama jaga Bali agar tetap ajeg dan Santi," tutup Jansen.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 952 Kali
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 782 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 600 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 558 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik