Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 8 Juli 2026
Isu Akasaka Bali Kembali Dibuka, Ini Kata Polda Bali
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Jansen Avitus Panjaitan merespons isu akan dibukanya Akasaka Bali yang sempat tutup karena kasus peredaran narkoba.
Mengenai hal itu pihaknya tidak banyak berkomentar. Terutama masalah izin beroperasinya kembali hiburan masyarakat hingga wisatawan yang datang ke Kota Denpasar.
"Perihal informasi telah dibuka kembali, silakan konfirmasi ke dinas perizinan. Kalau terkait proses hukum terhadap permasalahan hukum terdahulu, seharusnya melihat tempusnya sudah selesai," kata Jansen, Rabu (15/5/2024).
Perihal pro kontra dibukanya Akasaka Bali, ia meminta pihak Akasaka tidak melakukan pelanggaran hukum seperti apa yang pernah terjadi disana.
Jansen pun meminta masyarakat ikut mengawasi klub malam tersebut. Jika terjadi pelanggaran hukum, masyarakat diminta untuk melaporkan.
"Kalau mereka benar sudah buka, itu menunjukkan bahwa sudah ada yang mau berinvestasi dan tentunya itu hal yang positif, selain itu diharapkan membantu perekonomian Bali dan membuka lapangan kerja serta lainnya," imbuhnya.
Sebelumnya, Akasaka Bali sempat ditutup dan dijaga oleh pihak kepolisian hingga adanya alustsista polisi di lokasi saat Kapolda Bali dijabat Komjen Pol Petrus R Golose. Namun setelah beberapa lama menjalani hukuman akibat adanya peredaran narkoba, kini klub malam tersebut kembali dibuka.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/tim
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3612 Kali
Risiko terhadap Momentum Digital Indonesia
Dibaca: 1180 Kali
The Greatest Showcase Jadi Event Mermaid Pertama Terbesar di Indonesia
Dibaca: 1033 Kali
Positif Ekstasi, Kanit Reskrim Polsek Kuta Ditahan Propam Polda Bali
Dibaca: 774 Kali
ABOUT BALI
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun