Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 27 Oktober 2026
Hati-Hati, Dokter Sebut Urut Tak Bisa Sembuhkan Keseleo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak orang masih memilih tindakan urut untuk mengobati urat atau otot yang robek dan mengalami cedera akibat keseleo. Ternyata, urut tidak bisa menyembuhkan keseleo.
Dokter spesialis kedokteran olahraga Andhika Respati mengatakan, terapi massage, urut, atau pijat hanya membantu pasien merasa nyaman dari rasa nyeri, merelaksasi tubuh, dan mengurangi keluhan seperti tegang, pegal, dan lainnya.
"Jadi kalau bicara keseleo, itu gampangnya ada sobekan di ligamen, ligamen itu urat yang menyambungkan antar tulang. Kalau misalnya sobek, pakai logika saja, dipijit apa bisa tersambung kembali?" kata Andhika dalam temu media di Jakarta melansir Antara.
Menurut dia, baik otot tendon maupun urat baru dapat sembuh dari sobekan setelah melalui proses penyembuhan (healing time) dalam kurun waktu tertentu.
Bila robekannya sangat besar, maka pasien membutuhkan operasi dan tindakan medis lainnya. Karena itu penting untuk bisa membedakan antara mengurangi keluhan dengan menyembuhkan.
"Banyak orang yang keseleo ankle, pergelangan kaki, diurut jadi enak. Benar enak, karena lebih rileks tapi apakah ligamennya menyambung? Belum," ujar Andhika.
"Makanya kenapa banyak orang kena ankle, dipijit jadi kumat-kumatan, jadi sedikit injak lubang sedikit keseleo, kesenggol sedikit keseleo karena tidak dilatih, tidak ditangani sebagaimana semestinya."
Ia pun menganjurkan orang yang mengalami keseleo untuk rajin melakukan latihan stabilisasi tubuh. Contohnya dengan belajar berdiri satu kaki untuk membantu sendi kembali stabil dan cedera tidak kumat di kemudian hari.
Andhika menambahkan, jika masih ingin mendapatkan tindakan pijat atau urut, maka pilih ahli yang kompeten untuk menghindari perburukan kondisi.
Selain itu, penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan tindakan lainnya.
"Jadi oke, urut silahkan kalau pada masanya ya, kalau masih bengkak sekali itu tidak boleh," kata dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5902 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4628 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2239 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan