Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 Juli 2026
Hati-Hati, Dokter Sebut Urut Tak Bisa Sembuhkan Keseleo
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak orang masih memilih tindakan urut untuk mengobati urat atau otot yang robek dan mengalami cedera akibat keseleo. Ternyata, urut tidak bisa menyembuhkan keseleo.
Dokter spesialis kedokteran olahraga Andhika Respati mengatakan, terapi massage, urut, atau pijat hanya membantu pasien merasa nyaman dari rasa nyeri, merelaksasi tubuh, dan mengurangi keluhan seperti tegang, pegal, dan lainnya.
"Jadi kalau bicara keseleo, itu gampangnya ada sobekan di ligamen, ligamen itu urat yang menyambungkan antar tulang. Kalau misalnya sobek, pakai logika saja, dipijit apa bisa tersambung kembali?" kata Andhika dalam temu media di Jakarta melansir Antara.
Menurut dia, baik otot tendon maupun urat baru dapat sembuh dari sobekan setelah melalui proses penyembuhan (healing time) dalam kurun waktu tertentu.
Bila robekannya sangat besar, maka pasien membutuhkan operasi dan tindakan medis lainnya. Karena itu penting untuk bisa membedakan antara mengurangi keluhan dengan menyembuhkan.
"Banyak orang yang keseleo ankle, pergelangan kaki, diurut jadi enak. Benar enak, karena lebih rileks tapi apakah ligamennya menyambung? Belum," ujar Andhika.
"Makanya kenapa banyak orang kena ankle, dipijit jadi kumat-kumatan, jadi sedikit injak lubang sedikit keseleo, kesenggol sedikit keseleo karena tidak dilatih, tidak ditangani sebagaimana semestinya."
Ia pun menganjurkan orang yang mengalami keseleo untuk rajin melakukan latihan stabilisasi tubuh. Contohnya dengan belajar berdiri satu kaki untuk membantu sendi kembali stabil dan cedera tidak kumat di kemudian hari.
Andhika menambahkan, jika masih ingin mendapatkan tindakan pijat atau urut, maka pilih ahli yang kompeten untuk menghindari perburukan kondisi.
Selain itu, penting juga untuk berkonsultasi dengan dokter untuk mendapatkan tindakan lainnya.
"Jadi oke, urut silahkan kalau pada masanya ya, kalau masih bengkak sekali itu tidak boleh," kata dia. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3877 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2317 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1931 Kali
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1789 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun