Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 19 September 2026
Imam Rombongan Presiden Iran Sempat Hidup 1 Jam Usai Heli Jatuh
BERITABALI.COM, DUNIA.
Salah satu penumpang di helikopter Presiden Iran Ebrahim Raisi sempat hidup satu jam setelah kecelakaan terjadi di Provinsi Azerbaijan Timur, utara Iran, pada Minggu (25/5).
Kepala Badan Penanggulangan Krisis Iran, Mohammad Nami mengatakan Imam Masjid Tabriz Mohammad Ale Hashem sempat hidup satu jam usai helikopter jatuh. Hashem bahkan sempat menghubungi kantor kepresidenan Iran.
Total ada sembilan penumpang di helikopter maut yang mengangkut Raisi. Selain Hashem, ada Menteri Luar Negeri Iran Hossein Amir Abdollahian, Gubernur provinsi Azerbaijan Timur Malek Rahmati, pilot, kopilot, dan beberapa ajudan yang ikut helikopter Raisi tersebut.
Dikutip Kantor berita Iran, IRNA, Nami mengatakan seluruh sembilan jenazah penumpang heli, termasuk Raisi, dapat dikenali meskipun ada luka bakar. Jenazah Hashem, kata Nami, dalam kondisi lebih baik daripada yang lainnya.
"Dia (Hashem) masih hidup hingga satu jam setelah kecelakaan udara dan bahkan melakukan percakapan telepon dengan Tuan Gholam-Hossein Esmaeili, kepala Kantor Kepresidenan," Nami.
Senada, Wakil Menteri Luar Negeri Bidang Diplomasi Ekonomi Mehdi Safari mengatakan Al Hashem sempat melakukan panggilan telepon ke kantor kepresidenan. Namun, dia tak memberikan rincian lebih lanjut.
Sementara itu, Wakil presiden urusan luar negeri Iran Mohsen Mansouri mengatakan dua anggota rombongan sempat menghubungi tim penyelamat sebelum helikopter terbakar, demikian dikutip IRNA.
Mansouri menilai komunikasi itu menunjukkan insiden yang melibatkan helikopter Raisi tak begitu parah.
Raisi tewas usai helikopter yang mengangkut dia jatuh dan terbakar di Provinsi Azerbaijan Timur pada Minggu siang sekitar pukul 13.30 waktu lokal.
Helikopter itu juga mengangkut Menteri Luar Negeri Hossein Abdollahian, Al Hashem, Gubernur Azerbaijan Timur, kepala keamanan, dan kru pesawat. Total penumpang Sembilan orang.
Usai pihak berwenang Iran kehilangan kontak dengan helikopter rombongan Raisi, mereka bergegas melakukan pencarian. Namun, operasi ini disebut sulit karena cuaca buruk.
Usai 13 jam pencarian, tim berhasil menemukan puing-puing helikopter. Tak lama setelah itu, pejabat Iran mengonfirmasi seluruh penumpang meninggal.
Menanggapi berita duka ini, pemimpin tertinggi Iran Ayatollah Khamenei mendeklarasikan hari berkabung nasional selama lima hari. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 7586 Kali
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5624 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3525 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2383 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan