Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 16 September 2026
Putus Hubungan dengan Israel, Kolombia Siap Buka Kedubes di Palestina
beritabali.com/cnnindonesia.com/Putus Hubungan dengan Israel, Kolombia Siap Buka Kedubes di Palestina
BERITABALI.COM, DUNIA.
Presiden Kolombia Gustavo Petro pada Rabu (22/5) telah memerintahkan pembukaan kedutaan besar di Kota Ramallah, Palestina. Pengumuman itu disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Kolombia Luis Gilberto Murillo.
"Presiden Petro telah memberikan instruksi agar kami mendirikan kedutaan Kolombia di Ramallah. Itu adalah langkah selanjutnya yang akan kami ambil," kata Murillo, seperti dilansir Anadolu, Kamis (23/5).
Pengumuman ini muncul setelah pemerintahan Petro menarik diplomat Kolombia dari Israel dan memutuskan hubungan dengan negara tersebut pada tanggal 2 Mei 2024, setelah menggambarkan tindakan Israel di Gaza sebagai "genosida."
Niat pembukaan kedutaan besar Kolombia di Palestina diumumkan Petro pada 20 Oktober tahun lalu, saat bertemu dengan Duta Besar Israel, Gali Dagan, dan Duta Besar Palestina, Raouf Almalki.
Menurut Murillo, Presiden Petro juga memimpin pertemuan para pemimpin di Saint Vincent dan Grenadines, yang disepakati untuk menerapkan strategi agar Palestina diakui sebagai negara yang berhak penuh di hadapan PBB.
"Kami yakin semakin banyak negara yang mengakui Palestina, dan ini tidak merugikan Israel atau Yahudi," kata Menteri Luar Negeri Kolombia tersebut.
"Perserikatan Bangsa-Bangsa sepakat dalam konteks Perjanjian Oslo bahwa solusi dua negara akan diciptakan, dan jika diperlukan dua negara, Palestina perlu diakui sebagai negara penuh," tambahnya.
Pengumuman tersebut dibuat pada hari yang sama ketika Spanyol, Irlandia, dan Norwegia mengumumkan bahwa mereka akan bersama-sama mengakui Negara Palestina pada tanggal 28 Mei 2024.
Kolombia sendiri sudah mengakui Palestina sebagai sebuah negara pada tanggal 3 Agustus 2018, pada masa pemerintahan Presiden Juan Manuel Santos. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5436 Kali
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2294 Kali
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1093 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan