Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Cuaca Buruk, Antrean Kendaraan Mengular di Gilimanuk hingga 2 KM
BERITABALI.COM, JEMBRANA.
Antrean kendaraan di Pelabuhan Gilimanuk, Jembrana, Bali, mengular hingga lebih dari 2 kilometer pada Minggu malam (26/5/2024) akibat cuaca buruk berupa angin kencang dan arus laut deras.
Ekor antrean mencapai tugu pertigaan Cekik, tepatnya di depan kantor Taman Nasional Bali Barat (TNBB), sekitar 2 kilometer dari area pelabuhan Gilimanuk. Antrean ini didominasi oleh truk besar dan bus, sementara kendaraan kecil banyak yang mencari jalur alternatif melalui gang-gang warga di wilayah Gilimanuk.
Keluhan datang dari para pengguna jasa penyeberangan, termasuk Yahyah (42), seorang sopir truk. "Saya sudah terjebak antrean selama dua jam lebih," keluh Yahyah, yang sudah tiba di Gilimanuk sejak pukul 5 sore.
"Sekarang sudah jam setengah delapan, tapi belum juga masuk pelabuhan," imbuhnya.
Sopir pengangkut ayam asal Pasuruan ini menambahkan bahwa antrean panjang ini baru ia alami sejak mudik lebaran tahun lalu. "Biasanya tidak macet seperti ini," ujarnya.
Ahmad Wafi (26) asal Banyuwangi juga mengalami hal serupa. Ia terjebak antrean selama dua jam lebih sejak memasuki wilayah Gilimanuk. "Ekor antrean sudah ada di depan SPBU Gilimanuk saat saya masuk. Baru sekitar jam setengah delapan malam saya bisa masuk areal parkir dalam pelabuhan," tuturnya.
Pengawas Satuan Pelayanan (Wasatpel) Badan Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Pelabuhan Gilimanuk, I Made Ria Fran Dharma Yudha, menjelaskan bahwa antrean kendaraan saat ini mengular hingga di hutan Cekik Bali Barat.
"Saat ini ada 26 kapal yang beroperasi. Terdiri dari 5 kapal di Dermaga 1, 5 kapal di Dermaga 2, 5 kapal di Dermaga 3, 4 kapal di Dermaga 4, dan 7 LCM," kata Dharma Yudha dalam keterangan tertulis, Minggu malam (26/5/2024).
Lebih lanjut, Yudha menjelaskan bahwa cuaca buruk di pelabuhan Gilimanuk menyebabkan arus bawah laut yang deras dan kuat. Hal ini menyebabkan kapal yang akan sandar di Pelabuhan Ketapang mengalami kesulitan olah gerak dan bongkar muat, sehingga terjadi kekosongan sekitar 30 sampai dengan 45 menit di tiap dermaga Pelabuhan Gilimanuk.
Untuk mengatasi antrean panjang ini, pihak BPTD Pelabuhan Gilimanuk telah berkoordinasi dengan ASDP Indonesia Ferry. Selain itu, petugas juga dikerahkan untuk mengatur lalu lintas dan mengurai kemacetan.
Diimbau kepada para pengguna jasa penyeberangan untuk bersabar dan mematuhi arahan petugas. Pengguna jasa juga dapat memantau informasi terkini terkait kondisi antrean di Pelabuhan Gilimanuk melalui website resmi ASDP Indonesia Ferry atau media sosial terkait.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/jbr
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5957 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan