Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 6 Oktober 2026
Momen Sejumlah Napi Lapas Bangli Menangis Sujud ke Orang Tua
BERITABALI.COM, BANGLI.
Isak tangis menggema di aula Lapas Narkotika Kelas IIA Bangli. Pemandangan itu terjadi saat para napi yang menjalani rehab di kota sejuk ini diberi kesempatan untuk memohon maaf kepada orang tua dengan bersujud.
Tidak hanya itu, bagi mereka yang sudah berkeluarga juga diberi kesempatan untuk meminta maaf kepada istri dan anaknya. Program dialakan Lapas Narkotika Bangli dalam kegiatan Family Support Group (FSG).
Kegiatan FSG merupakan bagian dalam pelaksanaan program rehabilitasi dimana keluarga hadir langsung untuk terlibat memberikan dukungan sekaligus melihat bagaimana capaian keberhasilan perubahan sikap dan mental peserta setelah mengikuti program Rehabilitasi Pemasyarakatan.
Kepala Lapas (Kalapas) Narkotika Kelas IIA Bangli, Marulye Simbolon mengatakan melalui kegiatan ini sangat berharap dapat menjadi media dalam penghubungkan kembali hubungan sosial peserta kepada keluarganya yang sempat terputus akibat terlibat dalam perkara Narkotika.
“Kita mengerti bahwa selama ini para warga binaan seringkali diasingkan, untuk itu melalui kegiatan ini diharapkan dapat berubah setelah pelaksanaan program Rehabilitasi. Kami berikan kesempatan kepada keluarga melihat bagaimana perubahan sikap dan perilaku dari warga binaan. Tentu dengan harapan mereka bisa tumbuh rasa kepercayaan antara warga binaan dengan keluarganya,” ucap Kalapas.
Lebih lanjut dirinya berharap kesempatan ini digunakan dengan baik untuk kembali merajut tali silaturahmi antar keluarga. Sementara itu, Program Manajer, Komang Suryana menyebut FSG ini diikuti oleh 20 orang warga binaan dimana masing-masing akan diberikan kesempatan untuk dikunjungi oleh maksimal 3 orang keluarganya.
“Hari ini 20 ada peserta, selanjutnya akan kami berikan kesempatan bergilir untuk peserta lainnya. Semoga kegiatan ini bisa terus berkelanjutan,” jelas Suryana dan memastikan bahwa untuk kunjungan terdata sekitar 45 orang hadir pada kegiatan FSG kali ini.
Secara terpisah, Kepala Kanwil Kemenkumham Bali, Pramella Y Pasaribu menekankan dengan kegiatan rehabilitas ini sangat dibutuhka adanya kerjasama dari peran keluarga untuk dapat memberikan dampak positif bagi warga binaan dalam mempercepat perubahan sikap dan mental.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/maw
Berita Terpopuler
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1412 Kali
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1212 Kali
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 641 Kali
Dermaga MB 2 Diperbaiki, Antrean Gilimanuk Mengular 400 Meter
Dibaca: 552 Kali
Giliran Anggota Satresnarkoba Polresta Denpasar Terseret Kasus Senpi
Dibaca: 522 Kali
ABOUT BALI
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung