Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 11 September 2026
Istri Bos ISIS Baghdadi Sebut Suaminya Jadi Ekstrem Akibat Disiksa AS
beritabali.com/cnnindonesia.com/Istri Bos ISIS Baghdadi Sebut Suaminya Jadi Ekstrem Akibat Disiksa AS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Mendiang pemimpin kelompok milisi ISIS, Abu Bakar Al Baghdadi, disebut menjadi ekstremis gara-gara mengalami penyiksaan seksual saat berada di tahanan yang dioperasikan Amerika Serikat.
Al Baghdadi sempat ditahan di Kamp Bucca Irak yang dioperasikan AS pada 2004. Kemudian pada 2019, dia tewas dalam operasi khusus pasukan Negeri Paman Sam.
Istri mendiang Al Baghdadi, Umm Hudaifa, menceritakan perubahan yang dialami mendiang suaminya dalam wawancara dengan BBC.
Umm Hudaifa menyebut sang suami adalah sosok yang religius dan berpikiran terbuka, namun bukan ekstremis.
Perubahan sifat Baghdadi baru terjadi usai ditahan dan disiksa selama setahun dan menjadi pemimpin ISIS.
"Dia mengalami masalah psikologis. Menjadi pemarah dan mudah meledak-ledak amarahnya," kata Hudaifa, dikutip Middle East Monitor, Senin (10/6).
Hudaifa bertanya lebih lanjut soal perubahan sikap itu kepada suaminya. Namun, Al Baghdadi tak memberi penjelasan secara rinci dan hanya menyebut "kamu tak mengerti."
Hudaifa lantas menduga sang suami menjadi sasaran penyiksaan seksual.
Dia juga mengaku telah mengonfrontasi Al Baghdadi tentang pembunuhan terhadap orang-orang yang tak bersalah. Namun, pemimpin Daesh itu menjawab ada hal-hal lain berdasarkan hukum Islam yang bisa dilakukan, seperti membimbing menuju pertobatan.
Hampir lima tahun setelah pembunuhan Al-Baghdadi, Hudaifa ditahan di penjara Baghdad.
Perempuan itu diselidiki karena diduga terlibat dalam kejahatan seperti perbudakan seksual terhadap perempuan dan gadis-gadis yang diculik kelompok ekstremis.
Seorang laki-laki Hamid Yazidi, dan putrinya, Soad, mengajukan kasus perdata dan menuntut hukuman mati untuk Hudaifa. Soad dilaporkan menjadi korban perdagangan manusia sebanyak tujuh kali. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3309 Kali
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 779 Kali
Desil Warga Jehem Bangli Lompat dari 2 ke 7, Ini Masalahnya
Dibaca: 720 Kali
ABOUT BALI
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman