Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pernyataan Lengkap Jokowi Soal Bahaya Mengerikan Judi Online
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) angkat bicara setelah judi online (judol) memakan korban jiwa. Dia meminta masyarakat untuk tidak lagi ikut mengakses judi online.
Baca juga:
Gempa Magnitudo 5,1 Guncang Keerom Papua
Jokowi berharap masyarakat bijak mengelola keuangan. Dia menyarankan masyarakat menggunakan uang untuk tabungan atau modal usaha ketimbang judi online.
Ia pun menegaskan keseriusan pemerintah memberantas judi online. Dia menyebut sudah ada 2,1 juta situs judi online yang di-take down. Pemerintah juga segera membentuk Satgas Judi Online.
Berikut pernyataan lengkap Jokowi usai judi online memakan korban:
Ya ini secara khusus saya ingin sampaikan jangan judi! Jangan judi! Jangan berjudi, baik secara offline maupun online.
Lebih baik kalau ada rezeki, ada uang, itu ditabung-tabung atau dijadikan modal usaha. Sudah banyak terjadi karena judi harta benda habis, habis terjual, karena judi suami istri bercerai, karena judi melakukan kejahatan, melakukan kekerasan, bahkan tidak sedikit yang menimbulkan korban jiwa.
Judi itu bukan hanya mempertaruhkan uang, bukan hanya sekadar game atau iseng-iseng berhadiah, tapi judi itu mempertaruhkan masa depan, baik masa depan diri sendiri, masa depan keluarga, dan masa depan anak-anak kita.
Di sisi lain, pemerintah juga terus secara serius memberantas dan memerangi perjudian online. Sampai saat ini, sudah lebih dari 2,1 juta situs judol sudah ditutup dan Satgas Judi Online juga sebentar lagi akan selesai dibentuk.
Harapan kita dapat mempercepat pemberantasan judi online, tetapi sekali lagi judi online itu sifatnya transnasional, lintas negara, lintas batas, dan lintas otorisasi sehingga salah satu pertahanan yang paling penting adalah pertahanan masyarakat kita sendiri, pertahanan kita sendiri, dan juga pertahanan pribadi-pribadi kita masing-masing.
Oleh karenanya, saya mengajak seluruh tokoh agama, tokoh masyarakat, masyarakat luas, untuk saling mengingatkan, saling mengawasi, dan juga melaporkan jika ada indikasi tindakan judi online. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan