Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 5 Mei 2026
Kembali Bertambah, Korban Tewas Kebakaran Gudang LPG di Jalan Cargo Jadi 6 Orang
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Pihak RSUP Prof Ngoerah, Sanglah, Denpasar, kembali menambah daftar jenazah korban kebakaran gudang LPG di Jalan Cargo Taman 1, Ubung Kaja Denpasar, pada Rabu 12 Juni 2024 sore. Kini, total jumlahnya mencapai 6 orang.
Korban terbaru bernama Yoga Wahyu Pratama. Pria berusia 24 tahun ini diketahui meninggal pada Rabu 12 Juni 2024.
Identitas korban ini disampaikan oleh Humas RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah Dewa Ketut Kresna. Menurutnya Yoga meninggal dunia pada Rabu 12 Juni 2024 sekitar pukul 17.20 Wita. "Korban bernama Yoga Wahyu Pratama," ujarnya.
Dijelaskannya, Yoga mengalami tingkat luka bakar sebesar 81 persen. Dia sempat menjalani perawatan di RS Surya Husadha, Ubung. Namun karena kondisinya kritis, Yoga dirujuk ke RSUP Prof Dr IGNG Ngoerah dan ditempatkan di Burn Unit.
Tapi selama dirawat di RSUP, kondisi Yoga makin memburuk akibat luka bakar yang dideritanya. Apa mau dikata, nyawa Yoga tak tertolong hingga akhirnya dokter menyatakan meninggal dunia.
Sebelumnya diketahui ada lima korban jiwa akibat kebakaran Gudang Gas LPG milik pria bernama Sukojin. Mereka adalah Purwanto (43) meninggal pada Senin 10 Juni 2024 sekitar pukul 13.45 WITA.
Edy Herwanto (43) meninggal pada Senin 10 Juni 2024 sekitar pukul 02.00 WITA dan Yudis Aldyanto (33) pada Selasa 11 Juni 2024 sekitar pukul 03.10 WITA.
Petrus Jewarut alias Ernus (31) meninggal pada Selasa 11 Juni 2024 sekitar pukul 21.30 Wita, serta Robiaprianus Amput (23) meninggal pada Rabu 12 Juni 2024 sekitar pukul 10.30 WITA.
Sementara itu, masih ada 11 korban lagi yang masih menjalani perawatan intensif di Burn Unit RSUP Prof. Dr. IGNG Ngoerah. Mereka adalah Ahmad Tamyis (25) dengan luka bakar grade II AB 72 persen (Dipakaikan ventilator).
Didik Suryanto (49) dengan luka bakar grade II AB 84 persen (ventilator); Mohamad Sofyan (27) dengan luka bakar grade II AB-III 84 persen (ventilator); Yolla Aldy Zulyanto (25) dengan luka bakar grade II AB 45,5 persen (spontan/belum pakai ventilator).
Kemudian, Eko Budi Santoso (37) dengan luka bakar grade II AB-III 80 persen (spontan). Yoga Wahyu Pratama (24) dengan luka bakar grade II AB - III 81 persen (ventilator); M Umar Efendi, 33, dengan luka bakar grade II AB - III 71 persen (ventilator); Dicky Panca Ramadhani, 19, dengan luka bakar grade II AB - III 73 persen (ventilator). Suherminiadi (47) luka bakar IIAB-III 30 persen (Ventilator).
Lanjut, Muqhis Bayudi (29) luka bakar grade IIAB-III (Ventilator). Danu Sembara (36) luka bakar grade IIAB - III 79 persen (Ventilator), serta Wiri Sumardi, 35, dengan luka bakar 80 persen, yang dirujuk dari RSD Mangusada Kapal.
Selain itu, ada korban kebakaran lain yang dirawat di rumah sakit berbeda bernama Katiran, 62, dengan luka bakar 57 persen ditangani di ruang ICU RS Wangaya.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/spy
Berita Terpopuler
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 442 Kali
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 372 Kali
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 367 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik