Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Makin Tegang dengan Israel, Hizbullah Ancam Serang Siprus
BERITABALI.COM, DUNIA.
Pemimpin Hizbullah, Hassan Nasrallah, mengancam Siprus bisa menjadi target serangan pasukannya jika Israel benar-benar menyerang Lebanon.
Dalam pidatonya di televisi propaganda Hizbullah, Nasrallah menuduh Siprus terus membantu Israel dengan mengizinkan Tel Aviv menggunakan bandara dan pangkalannya untuk latihan militer.
"Pemerintah Siprus harus diperingatkan bahwa membuka bandara dan pangkalan Siprus bagi musuh Israel untuk menargetkan Lebanon berarti pemerintah Siprus telah menjadi bagian dari perang dan kelompok perlawanan (Hizbullah) akan menghadapinya sebagai bagian dari perang," kata Nasrallah seperti dikutip Reuters pada Rabu (19/6).
Dalam pidatonya itu, Nasrallah juga menantang Israel untuk berperang.
Nasrallah mengatakan bahwa tidak akan ada wilayah Israel yang aman dari serangan Hizbullah, termasuk sasaran di Laut Mediterania.
Dia juga mengatakan Hizbullah akan berperang "tanpa aturan" dan "tanpa batasan" jika itu terjadi.
"Tidak akan ada tempat aman dari rudal-rudal dan drone kami di Israel jika perang meluas," ucap Nasrallah.
"Israel tahu bahwa apa yang menanti mereka di Mediterania sangatlah besar. Dalam menghadapi pertempuran sebesar ini, Israel tahu bahwa mereka sekarang harus menunggu kita di darat, di udara, dan di laut," tambah Nasrallah.
Ultimatum Nasrallah itu muncul setelah Menteri Luar Negeri Israel Israel Katz menegaskan keputusan perang habis-habisan dengan Hizbullah akan segera diambil.
Ia juga menuturkan militer Israel tengah menggodok "rencana operasional untuk serangan di Lebanon telah disetujui dan divalidasi".
Ketegangan Israel dan Hizbullah di perbatasan Lebanon memang terus meningkat setelah kedua belah pihak sempat saling menyerang menggunakan drone dan roket selama beberapa waktu terakhir.
Ketegangan di perbatasan Lebanon-Israel ini pun meningkat sejak Tel Aviv melancarkan agresi brutalnya ke Jalur Gaza pada 7 Oktober lalu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan