Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Jumat, 31 Juli 2026
Kaum 'Jompo' Wajib Catat, Ini 5 Penyebab Nyeri Sendi di Usia Muda
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Banyak anak muda kini mengeluhkan gejala-gejala 'jompo'. Persendian nyeri, punggung pun encok.
Pertanyaannya, apa penyebab nyeri sendi di usia muda?
Persendian merupakan bagian tubuh tempat bertemunya tulang. Sendi memungkinkan tulang kerangka bergerak.
Nyeri sendi sendiri biasanya mengacu pada rasa tidak nyaman, nyeri, dan sakit di salah satu bagian tubuh. Biasanya, kondisi ini akan hilang dengan sendirinya.
Penyebab nyeri sendi di usia muda
Sering kali nyeri pada persendian disebabkan oleh cedera dan kondisi medis tertentu. Artritis atau radang sendiri merupakan penyebab yang paling umum.
Namun demikian, kondisi nyeri sendiri juga bisa disebabkan oleh faktor lain. Apalagi, saat nyeri sendiri dialami kelompok orang yang berusia lebih muda.
Berikut beberapa penyebab nyeri sendi di usia muda, merangkum berbagai sumber.
1. Faktor genetik
Osteoartritis merupakan salah satu jenis artritis yang paling umum. Mengutip Times of India, kondisi genetik tertentu meningkatkan risiko osteoartritis.
Kondisi genetik tertentu diketahui dapat memengaruhi produksi kolagen tubuh, protein yang membentuk tulang rawan sendi.
Kondisi ini bisa mulai memicu gejala sejak usia 20 tahunan.
2. Kelebihan berat badan
Berat badan berlebih dapat memberikan tekanan tambahan pada sendi pinggul dan lutut. Kondisi ini dapat meningkatkan laju kerusakan tulang rawan sendi.
3. Aktivitas gerakan berulang
Gerakan berulang dan cedera seperti ligamen yang robek dapat memicu osteoartritis.
Nyeri sendi akibat cedera kerap dialami para atlet. Pekerjaan dan aktivitas yang melibatkan berdiri lama, mengangkat beban berat, dan membungkuk berulang kali juga dapat menyebabkan kerusakan tulang rawan lebih cepat.
4. Infeksi
Beberapa jenis infeksi bisa menyerang persendian. Kondisi ini dikenal dengan istilah artritis inflamasi.
Artritis inflamasi terjadi saat sistem kekebalan tubuh secara keliru malah menyerang persendian. Saat ini terjadi, sendi dan beberapa organ dalam bisa mengalami kerusakan.
Infeksi lain yang bisa memicu peradangan pada persendian di antaranya campak dan hepatitis.
5. Asam urat tinggi
Meski identik dengan kelompok orang tua, namun kini asam urat tinggi juga banyak dialami anak muda. Kondisi ini terjadi karena penumpukan kadar asam urat dalam darah.
Rasa nyeri biasanya muncul pada sendi jempol kaki. Namun, rasa nyeri juga bisa dialami persendian lainnya.
Demikian beberapa penyebab nyeri sendi di usia muda. Konsultasikan dengan dokter jika nyeri sendi bertahan dalam waktu lama. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3920 Kali
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3096 Kali
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2113 Kali
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2059 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun