Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Hizbullah Bombardir Markas Militer Israel di Golan, 2 Orang Tewas
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kelompok milisi di Lebanon selatan, Hizbullah, kembali menyerang pangkalan militer Israel di Dataran Tinggi Golan.
Serangan pada Selasa (9/7) itu menewaskan dua warga Golan.
Pasukan Pertahanan Israel (IDF) menyatakan sejumlah proyektil teridentifikasi jatuh di kawasan pegunungan tersebut.
Menurut kepolisian Israel, seorang perempuan dan pria "tewas di tempat" ketika sebuah proyektil menghantam kendaraan mereka.
"Malam ini apa yang telah kami peringatkan dan bicarakan selama tiga bulan telah terjadi. Kami kehilangan nyawa warga komunitas Golan," kata Ketua Dewan Regional Golan, Ori Kallner, dalam sebuah pernyataan.
"Kami menyerukan kepada pemerintah Israel dan IDF pada malam yang sulit ini untuk melindungi penduduk Golan, menghentikan kebijakan pengekangan, menyerang musuh-musuh dengan kekuatan, dan memulihkan keamanan bagi penduduk utara dan Golan," lanjut Kallner, seperti dikutip dari CNN.
Dataran Tinggi Golan berada di bawah kendali pemerintah Israel dan dianggap sebagai wilayah pendudukan Israel oleh komunitas internasional.
Serangan di Dataran Tinggi Golan sebelumnya terjadi pada Minggu (7/7) di Gunung Hermon yang menghadap Suriah. Hizbullah saat itu juga menyerang fasilitas militer Zionis.
Dalam sebuah pernyataan, Hizbullah mengatakan serangan terbaru ini merupakan tanggapan atas serangan Israel di Suriah yang menargetkan anggota penting mereka.
Anggota Hizbullah Yasser Nemr Qranbish tewas dalam serangan di daerah sebelah barat ibu kota Damaskus di jalan Damaskus-Beirut. Belum ada kelompok yang mengaku bertanggung jawab atas serangan tersebut.
Merespons serangan terbaru ini, Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich, yang juga menjabat di Kementerian Pertahanan negara itu, telah meminta militer Israel untuk "menyerang Hizbullah dan Lebanon tanpa ampun."
Pada Selasa, Militer Israel menyatakan bahwa Angkatan Udara telah menyerang infrastruktur Hizbullah di daerah Qabrikha selaku lokasi peluncuran proyektil ke daerah Dataran Tinggi Golan.
"Selain itu, Angkatan Udara juga menyerang struktur militer Hizbullah di wilayah Kfarkela di Lebanon selatan," demikian pernyataan IDF.
Baku tembak di perbatasan antara Israel dan Hizbullah terus terjadi nyaris setiap hari sejak agresi di Gaza dimulai. Namun, konflik tersebut secara bertahap semakin intensif, sehingga menimbulkan kekhawatiran bahwa ketegangan ini dapat meningkat menjadi konflik skala besar.
Hizbullah adalah salah satu negara dengan kekuatan militer paling kuat di Timur Tengah. Kelompok ini punya puluhan ribu prajurit dan persenjataan rudal yang besar.
Konflik antara Hizbullah dan Israel sendiri mulai intens sejak agresi di Gaza dimulai. Hizbullah mengklaim serangan mereka ke Israel adalah bentuk solidaritas terhadap warga Palestina di Gaza. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5952 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2294 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2229 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan