Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Badan PBB Untuk Palestina Cuma Punya Dana Hingga September 2024
BERITABALI.COM, DUNIA.
Kepala badan PBB untuk pengungsi Palestina mengatakan hanya punya dana untuk beroperasi hingga dua bulan mendatang. Kepala UNRWA Philippe Lazzarini mengungkapkan janji dana baru membantu memastikan operasi darurat hingga September 2024.
"Kami telah bekerja tanpa kenal lelah dengan para mitra untuk memulihkan kepercayaan terhadap badan ini," kata Ketua UNRWA Philippe Lazzarini seperti diberitakan AFP, Sabtu (13/7).
Hal itu disampaikan setelah Sekjen PBB Antonio Guterres memohon bantuan dari para donor imbas beberapa negara menahan pendanaan menyusul tuduhan Israel pada Januari 2024 bahwa sejumlah karyawan UNRWA ikut dalam serangan Hamas pada 7 Oktober 2023.
Guterres telah memohon kepada para pendonor untuk mendanai badan PBB tersebut, dan memperingatkan bahwa Palestina akan kehilangan "jalur hidup yang penting" tanpa UNRWA.
"Biar saya perjelas, tidak ada alternatif lain selain UNRWA," katanya.
"Saat kami mengira keadaan tidak akan menjadi lebih buruk lagi di Gaza - entah bagaimana, yang mengerikan, warga sipil malah didorong ke dalam lingkaran neraka yang lebih dalam," tambah Guterres.
Menurut Guterres, 195 anggota staf UNRWA tewas dalam perang tersebut. Itu menjadi jumlah kematian staf tertinggi dalam sejarah PBB.
Sementara itu, Kongres AS telah melarang pendanaan lebih lanjut untuk UNRWA.
Presiden Joe Biden malah mengarahkan pendanaan untuk warga sipil Palestina ke badan-badan lain sambil mengatakan bahwa UNRWA memiliki kemampuan unik untuk mendistribusikan bantuan.
Gempuran Israel terhadap Palestina menggila setelah serangan Hamas pada Oktober 2023 di Israel selatan, yang mengakibatkan kematian 1.195 orang, sebagian besar warga sipil, menurut penghitungan AFP berdasarkan angka-angka Israel.
Israel membalasnya dengan serangan militer yang telah menewaskan sedikitnya 38.345 orang di Gaza, sebagian besar juga warga sipil, menurut Kementerian Kesehatan Gaza. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan