Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Ini Aturan Baru Soal ASI Eksklusif Dalam PP Kesehatan
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah meneken Peraturan Pemerintah Nomor 28 Tahun 2024. Aturan ini menjadi tindak lanjut turunan dari Undang-Undang Kesehatan yang baru.
ASI eksklusif menjadi salah satu yang disorot dalam peraturan anyar ini. Salah satunya soal pemberian ASI eksklusif selama enam bulan.
"Setiap bayi berhak memperoleh air susu ibu eksklusif sejak dilahirkan sampai usia enam bulan, kecuali atas indikasi medis." (Pasal 24 ayat 1)
Pemberian ASI dilanjutkan sampai dengan usia dua tahun disertai makanan pendamping.
Selain itu, pasal 26 dalam aturan tersebut juga berbunyi tentang hak ibu untuk memberikan ASI eksklusif. Disebutkan bahwa setiap ibu melahirkan berhak difasilitasi dan mendapatkan dukungan untuk melakukan inisiasi menyusui dini dan memberikan air susu eksklusif pada bayi yang dilahirkan.
Aturan soal donor ASI
Peraturan ini juga mengatur pemberian donor ASI. Bayi bisa mendapatkan donor ASI ketika si ibu tak bisa memberikan ASI eksklusif karena indikasi medis atau tinggal terpisah.
Pemberian donor ASI bisa diberikan atas permintaan ibu kandung atau keluarga bayi yang bersangkutan. Identitas pendonor juga harus diketahui dengan pasti oleh pihak penerima.
Pemberian ASI dari donor wajib dilaksanakan berdasarkan norma agama dan mempertimbangkan aspek sosial budaya, mutu, dan keamanan air susu ibu. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3797 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1741 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang