Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 28 Oktober 2026
Penyebab PSS Sleman Kena Pengurangan Poin di Awal Musim Liga 1
BERITABALI.COM, NASIONAL.
PSS Sleman harus menghadapi kenyataan pahit terkena hukuman pengurangan tiga poin di awal Liga 1 2024/2025. Berikut penyebab hukuman tersebut dijatuhkan.
PSS Sleman menelan kekalahan 0-1 saat bertandang ke markas Persebaya Surabaya, Minggu (11/8). Bukan hanya sekadar gagal meraup tiga angka, PSS Sleman harus terkena pengurangan tiga poin pada awal musim ini.
Hukuman pengurangan tiga poin ini berkaitan dengan kasus yang terjadi pada enam tahun lalu. Komisi Disiplin (Komdis) PSSI menyatakan bahwa PSS Sleman terlibat dalam praktik suap.
"Bahwa putusan Pengadilan Negeri Sleman tertanggal 25 April 2024, tentang tindak pidana suap kepada perangkat pertandingan yang bertugas pada pertandingan antara PSS Sleman melawan Madura FC pada tanggal 06 November 2018," bunyi yang tertera dalam salinan Keputusan Komite Disiplin PSSI di situs resmi Liga 1.
Atas pelanggaran tersebut, Komdis PSSI menghukum PSS Sleman pengurangan tiga poin pada penampilan PSS Sleman di BRI Liga 1 2024/25 dan hukuman denda sebesar Rp150 juta.
"Merujuk kepada Pasal 64 ayat 1, ayat 2, ayat 3 dan Pasal 141 Kode Disiplin PSSI Tahun 2023, Klub PSS Sleman diberikan sanksi pengurangan point 3 (tiga) dan denda 150.000.000 (seratus lima puluh juta rupiah) berlaku pada kompetisi BRI Liga 1 yang diselenggarakan pada periode 2024-2025," lanjut keterangan Komdis PSSI.
Dengan keputusan tersebut, PSS Sleman kini ada di posisi juru kunci. PSS kini punya poin minus tiga.
Hal ini jelas jadi pukulan telak bagi PSS Sleman untuk menjalani musim ini. PSS Sleman akan menjamu Persik Kediri pada laga pekan kedua, Senin (19/8) mendatang. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2223 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan