Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Penyebab Kebakaran Pasar Ubud Terungkap dari Keterangan Security
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Kebakaran di Pasar Ubud pada Sabtu lalu (17/8/2024) mulai terkuak. Api awalnya berasal dari Los milik Ibu Sri warga Banjarangkan, Klungkung. Kemudian merembet ke seluruh pasar bagian timur. Namun untuk penyebab pastinya, masih dalam penyelidikan penyelidikan Labfor Polda Bali.
Kapolres Gianyar AKBP Umar mengatakan, pemeriksaan dilakukan terhadap saksi security pasar, Sang Putu Yoga Putra menyebut kobaran api muncul pertama kali dari lapak dagang yang menjual aneka plastik, kain, sembako dan sejenisnya milik Sri S di basement blok timur nomor 2.
Dalam olah TKP, ditemukan 28 motor di bawah basement pasar blok timur dalam kondisi hangus dan 28 kendaraan terhindar dari jilatan api.
"Masih utuh, bisa diselamatkan di pojok selatan sebanyak 28 unit namun identitas pemilik kendaraan belum diketahui," ungkap Kapolres.
Kapolres mengungkapkan, los basement di blok timur yang ludes terbakar terdiri dari bahan pokok basah, bahan pokok kering dan kios bahan pokok lainnya. Sedangkan los bahan pokok basah untuk menjual daging sebelah selatan masih utuh.
"Sumber api diperkirakan dari kios bahan pokok no 2 milik Ibu Sri S asal Banjarangkan Kabupaten Klungkung. Di dalam kios ditemukan empat tabung gas elpiji 3 kg dalam keadaan gosong terbakar," ungkap AKBP Umar.
Sementara itu, Kasubdit Fisika dan Komputer Forensik (Fiskompor) Labfor Polda Bali AKBP Nanang Kusnadi mengatakan, hasil penyelidikan sementara, penyebab kebakaran karena konsleting listrik.
Untuk kepastian, pihaknya masih melakukan pendalaman. "Yang kita sita usai pemeriksaan, abu arang dan kabel. Dugaan sementara disfungsi listrik," tutup dia.
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/gnr
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1011 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli