Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Jus Tomat Enak Rasanya, Tapi 3 Kelompok Ini Tidak Boleh Minum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tomat mengandung aneka nutrisi yang menyehatkan. Namun, ada kelompok orang yang tidak boleh makan tomat karena berpotensi picu masalah kesehatan.
Tomat umum digunakan sebagai jus, campuran masakan, salad, atau dijadikan makanan penutup. Salah satu nutrisi unggulan yang dimiliki tomat adalah likopen.
Mengutip dari WebMD, jenis antioksidan satu ini berperan dalam pencegahan kanker.
Orang yang tidak boleh makan tomat
Tomat berkontribusi memberikan asupan kalsium, vitamin C, kalium, asam folat, vitamin K, beta karoten, juga serat buat tubuh.
Meski kaya nutrisi, ada beberapa orang yang tidak dianjurkan mengonsumsi tomat atau tidak terlalu banyak makan tomat. Siapa saja?
1. Penderita GERD
Orang yang memiliki masalah refluks asam lambung atau GERD sebaiknya memperhatikan apa pun yang dikonsumsi. Tomat jadi salah satu makanan yang bisa memicu perburukan gejala atau ketidaknyamanan di perut.
Kadar asam pada tomat berpotensi memicu refluks asam lambung. Kalau Anda punya GERD, sebaiknya batasi konsumsi tomat atau konsultasikan dulu pada dokter.
2. Orang dengan intoleransi histamin
Histamin adalah komponen kimia tubuh yang membantu sel 'berkomunikasi'. Histamin memerankan beberapa peran penting tapi komponen ini sangat berkaitan dengan alergi.
Sel melepas histamin ketika tubuh menghadapi alergen dalam rangka 'memberitahu' tubuh bahwa ada ancaman.
Menukil dari WebMD, kebanyakan orang bisa mentoleransi makanan yang tinggi histamin. Namun, ada sekitar 1 persen dari populasi yang intoleran terhadapnya.
Beberapa makanan tinggi kandungan histamin termasuk tomat. Orang yang tidak boleh makan tomat salah satunya orang yang intoleran terhadap histamin.
3. Penderita irritable bowel syndrome
Irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus besar merupakan kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan. Biasanya, gejala IBS berupa kembung, nyeri atau kram perut berulang serta diare atau sembelit.
Penderita IBS kerap mengalami peningkatan kepekaan terhadap jenis makanan tertentu seperti makanan tinggi serat atau mengandung gula tertentu.
Penderita IBS termasuk orang yang tidak boleh makan tomat. Pasalnya, konsumsi tomat berlebih bisa memicu gangguan pencernaan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3810 Kali
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1756 Kali
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang