Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Kamis, 29 Oktober 2026
Jus Tomat Enak Rasanya, Tapi 3 Kelompok Ini Tidak Boleh Minum
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Tomat mengandung aneka nutrisi yang menyehatkan. Namun, ada kelompok orang yang tidak boleh makan tomat karena berpotensi picu masalah kesehatan.
Tomat umum digunakan sebagai jus, campuran masakan, salad, atau dijadikan makanan penutup. Salah satu nutrisi unggulan yang dimiliki tomat adalah likopen.
Mengutip dari WebMD, jenis antioksidan satu ini berperan dalam pencegahan kanker.
Orang yang tidak boleh makan tomat
Tomat berkontribusi memberikan asupan kalsium, vitamin C, kalium, asam folat, vitamin K, beta karoten, juga serat buat tubuh.
Meski kaya nutrisi, ada beberapa orang yang tidak dianjurkan mengonsumsi tomat atau tidak terlalu banyak makan tomat. Siapa saja?
1. Penderita GERD
Orang yang memiliki masalah refluks asam lambung atau GERD sebaiknya memperhatikan apa pun yang dikonsumsi. Tomat jadi salah satu makanan yang bisa memicu perburukan gejala atau ketidaknyamanan di perut.
Kadar asam pada tomat berpotensi memicu refluks asam lambung. Kalau Anda punya GERD, sebaiknya batasi konsumsi tomat atau konsultasikan dulu pada dokter.
2. Orang dengan intoleransi histamin
Histamin adalah komponen kimia tubuh yang membantu sel 'berkomunikasi'. Histamin memerankan beberapa peran penting tapi komponen ini sangat berkaitan dengan alergi.
Sel melepas histamin ketika tubuh menghadapi alergen dalam rangka 'memberitahu' tubuh bahwa ada ancaman.
Menukil dari WebMD, kebanyakan orang bisa mentoleransi makanan yang tinggi histamin. Namun, ada sekitar 1 persen dari populasi yang intoleran terhadapnya.
Beberapa makanan tinggi kandungan histamin termasuk tomat. Orang yang tidak boleh makan tomat salah satunya orang yang intoleran terhadap histamin.
3. Penderita irritable bowel syndrome
Irritable bowel syndrome (IBS) atau sindrom iritasi usus besar merupakan kumpulan gejala akibat iritasi pada saluran pencernaan. Biasanya, gejala IBS berupa kembung, nyeri atau kram perut berulang serta diare atau sembelit.
Penderita IBS kerap mengalami peningkatan kepekaan terhadap jenis makanan tertentu seperti makanan tinggi serat atau mengandung gula tertentu.
Penderita IBS termasuk orang yang tidak boleh makan tomat. Pasalnya, konsumsi tomat berlebih bisa memicu gangguan pencernaan. (sumber: cnnindonesia.com)
Editor: Redaksi
Reporter: bbn/net
Berita Terpopuler
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan